Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Polisi
Kampanyekan Antikorupsi, Ratusan Polisi Dipecat
Thursday 22 Dec 2011 22:50:54

Korps Marinir AL Meksiko mengambil alih tugas kepolisian yang diduga korup (Foto: Ist)
MEXICO CITY (BeritaHUKUM.com) – Seluruh anggota kepolisian di sebuah kota provinsi di Meksiko dipecat dalam kampanye antikorupsi dan meningkatkan keamanan di tengah maraknya kekerasan terkait perdagangan narkotika. Lebih dari 900 polisi di Veracruz-Boca del Rio kehilangan pekerjaan.

Angkatan Laut Meksiko, kini mengambil alih tugas-tugas polisi. Langkah itu diambil tiga bulan sesudah 35 mayat ditemukan di sebuah jalan utama Boca del Rio, sebuah kota yang terletak di negara bagian Veracruz. Pasukan Angkatan Laut dibantu oleh anggota polisi federal menempati gedung-gedung kepolisian dan melakukan patroli di jalan-jalan.

Gubernur Veracruz Javier Duarte de Ochoa mengatakan, keputusan untuk membubarkan kepolisian adalah bagian dari program nasional reformasi polisi. "Semua yang pernah menjadi bagian dari satuan polisi Veracruz-Boca del Rio bisa kembali bertugas asal mereka lulus tes kepercayaan seperti dituntut sistem nasional keamanan publik," kata de Ochoa.

Ia tidak mengatakan berapa lama AL akan bertugas menjaga keamanan di Boca del Rio yang memiliki penduduk 600.000 jiwa yang meliputi kawasan-kawasan perumahan mewah serta tujuan pariwisata populer.

Angkatan bersenjata dan polisi federal juga telah mengambil alih keamanan di banyak kota Meksiko, karena polisi setempat tidak mampu mengimbangi kekuatan sindikat perdagangan narkotika.

Korupsi dan disusupinya kepolisian oleh pelaku kejahatan juga menjadi tantangan terberat yang dihadapi Meksiko dalam perang melawan kartel.Selain mengerahkan pasukan, Presiden Felipe Calderon juga menekankan pentingnya reformasi polisi dan jajaran penegak hukum dalam strategi mengembalikan keamanan publik.

Ratusan anggota marinir ditugaskan ke Veracruz-Boca del Rio sesudah 35 mayat dibuang di sebuah jalan raya yang ramai di siang hari pada September lalu. Dua minggu kemudian, AL menemukan 32 mayat lagi di tiga gedung berbeda.

Rangkaian pembunuhan itu diduga terkait perang memperebutkan rute-rute perdagangan narkotika di antara dua kartel narkotika terkuat di Meksiko, yaitu Zetas dan Gulf. Sejak Desember 2006, atau sejak Calderon mulai mengerahkan kekuatan militer untuk melawan sindikat narkoba lebih dari 40.000 orang tewas dalam kejahatan terkait narkotika di Meksiko.(bbc/sya)


 
Berita Terkait Polisi
 
Oknum Satreskrim Polres Bekasi Dituding Arogan kepada Seorang Warga Taman Beverly Lippo Cikarang Bekasi
 
Johan Budi Usul Polisi Nakal Jangan Dimutasi
 
Tayangan Patroli Polisi Mengundang Reaksi
 
Viral!! Sopir Truk Dipalak Bawang Sekarung, Oknum Polantas Bandara Soetta Ini Dimutasi
 
Tindak Tegas Oknum Polisi yang Mempermalukan Institusi Polri
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]