Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Bus Transjakarta
Kakek Tewas Dihajar Bus Transjakarta
Tuesday 08 Nov 2011 16:13:47

Bus Transjakarta (Foto: Ist)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Seorang pria tua terkapar setelah ditabrak bus Transjakarta di Jalan Jatinegara Barat, Senin (7/11) malam, akhirnya tewas. Ia mengembuskan napas terakhirnya, setelah menjalani perawatan beberapa jam di Instalasi Gawat Darurat RS Premier Jatinegara, Selasa (8/11) dini hari.

Peristiwa ini berawal, ketika korban ingin menyeberang tidak menggunakan fasiltas jembatan penyeberangan. Korban bermaksud menyeberang tepat di jalur busway di depan pintu keluar Pasar Jatinegara Mester, Jatinegara, Jakarta Timur. Pria ini ditabrak Bus Transjakarta koridor V, jurusan PGC-Ancol bernomor polisi B 7460 IX.

Tak ada identitas apapun di tubuh korban. Bahkan, warga sekitar pun tak ada yang mengenalinya. Pria tua ini mengenakan kaos gelap dan celana panjang coklat. Sang pria tua lalu dilarikan ke RS Premier Jatinegara. Korban menderita luka robek pada pelipis kanan, kaki kanan patah dan badannya memar.

Belakangan korban diketahui bernama Arman Gunawan (72). Ia merupakan warga Pasar Barat Nomor 18, RT 06/06, Jatinegara, Jakarta Timur. Berdasrkan keterangan petuga sjaga RS tersebut, sang kakek yang menjadi korban kecelakaan tersebut meninggal dunia pada SElasa dini hari tadi. Jenazah korban sudah dibawa pulang pihak keluarganya.

Sedangkan sopir Transjakarta yang menabrak korban tersebut, Tarsis Ginting (38) langsung ditangkap warga. Bahkan, sempat menjadi bulan-bulanan massa. Beruntung sejumlah aparat polisi dari Polres Jakarta Timur datang ke lokasi dan mengamankannya ke Mapolres Jakarta Timur.

Kepada wartawan di Mapolres, Tarsis menyatakan bahwa dirinya sudah melihat korban berdiri di sisi jalan, dari jarak sekitar dua ratus meter. Namun, korban tidak kunjung menyeberang. Padahal, dirinya sudah berkali-kali membunyikan klakson. "Akhirnya saya jalan terus, saya juga sudah membunyikan klakson," katanya.

Kasat Lantas Wilayah Jakarta Timur Polda Metro Jaya, AKBP Sudarsono saat dihubungi terpisah wartawan, membenarkan adanya insiden kecelakaan itu. Kasus ini ditangani Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) Polda Metro Jaya, karena melibatkan Transjakarta. Pihaknya juga sempat mengamankan sang sopir. “Bus dan sopinrya sudah diamankan di kantor Satwil Lantas Jakarta Timur,” tandasnya.(tnc/irw)


 
Berita Terkait Bus Transjakarta
 
Awas Masuk Jalur Trans Jakarta Denda Rp 1 juta
 
Bus Transjakarta Koridor I Terbakar
 
Pejalan kaki Tewas Terlindas Bus Transjakarta
 
Transjakarta Laporkan Pembajakan Tiga Bus Feeder
 
Pamen Polri Tewas Terlindas Bus Transjakarta
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]