Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Aceh
KP2T Turunkan Baliho Bhayangkara Trail Adventure
Thursday 30 May 2013 21:01:05

Salah satu Baliho Wali Kota Langsa di Jalan Jend Ahmad Yani.(Foto: BeritaHUKUM.com/kar)
ACEH, Berita HUKUM - Kantor Perizinan Pelayanan Terpadu (KP2T) Langsa, menurunkan Baliho Bhayangkara Trail Adventure 2013, yang terpasang di Jalan Jend.Ahmad Yani, persisnya di depan TK Bungong Seulanga secara sepihak, tanpa konfirmasi ke pihak panitia‬‬.
‪‪
Ketua Publikasi dan Dokumentasi Bhayangkara Trail Adventure 2013, Zulhari Abdullah, pada awak media mengatakan KP2T tidak profesional, panitia tidak diberitahukan terlebih dahulu, tentang penurunanTersebut.

Menurut Zulhari lagi, Baliho yang kami pasang pada sabtu 25/5 hilang, sudah hilang setelah kita kroscek, ternyata baliho tersebut di copot ( turunkan ) pihak KP2T, Saya dapat kabar baliho tersebut mereka serahkan pada Polres Langsa, seharusnya mereka mengemmbalikan ke pihak panitia," lanjut Zulhari dengan nada kesal .‬‬
‪‪
"Zulhari menyesalkan tindakan KP2T, jika memang baliho itu tidak bisa di pasang di sana, pihak panitia bersedia menurunkannya sendiri, setidaknya diberitahukan pada kami selaku panitia.
‪‪
Sementara Kepala Kantor Perizinan Pelayanan Terpadu ( KP2T ) Langsa, Abdul Qayum, membenarkan penurunan baliho Bhayangkara Trail Adventure 2013, yang terpasang di Jalan Jend Ahmad Yani, karena tidak Ada pemberitahuan ke pihak kita, dan juga menutupi baliho Wali Kota Langsa, yang ada di lokasi tersebut, sehingga kita turunkan, dan kembalikan kepada pihak terkait.‬‬
‪‪
Baliho tersebut kita serahkan ke Polres Langsa, kita juga sudah meminta kepada pihak terkait agar baliho Bhayangkara Trail Adventure 2013 yang telah diturunkan itu dapat di pasang di tempat strategis lainnya yang mudah di baca dan tidak menghalangi baliho lainnya," ujar Abdul Qayum.(bhc/kar)


 
Berita Terkait Aceh
 
Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Wabup Aceh Utara Minta Masyarakat Gunakan Hak Pilih
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]