Kedatangan mantan Gubernur DKI Jakarta, yang akrab disapa Bang Yos ini, disambut oleh ratusan kader dan simpatisan" /> BeritaHUKUM.com - Jelang Pilpres, Bang Yos 'Nyekar' ke Asta Tinggi

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pemilu    
 
Pilpres 2014
Jelang Pilpres, Bang Yos 'Nyekar' ke Asta Tinggi
Thursday 16 Jan 2014 22:05:10

Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Jenderal TNI (Purn) Sutiyoso.(Foto: BH/riz)
SUMENEP, Berita HUKUM - Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Jenderal TNI (Purn) Sutiyoso, "Nyekar" ke Asta Tinggi, Makam Para Raja Sumenep, Kamis (16/01).

Kedatangan mantan Gubernur DKI Jakarta, yang akrab disapa Bang Yos ini, disambut oleh ratusan kader dan simpatisan PKPI Sumenep.

"Saya sengaja datang ke Sumenep, untuk menyapa kader dan simpatisan. Sekaligus saya ingin meminta restu kepada para almarhum raja-raja Sumenep, dengan 'Nyekar' ke Asta Tinggi," katanya, seperti dilansir beritajatim.com.

Bang Yos mengaku menggunakan adat ketimuran, dalam meminta restu menjelang hajatan besar Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres). "Ya sewajarnya lah kalau saya 'Nyekar' ke leluhur di Sumenep," ujarnya.

Selain itu, lanjut Bang Yos, kunjungannya ke Sumenep ini, sebagai rangkaian upaya pemenangan Pileg yang bakal berlangsung tanggal 9 Aprilmendatang. "Kami ingin para caleg dari PKPI yang akan 'berperang' pada 9 April nanti, bisa mendapat kursi dan bisa mengantarkan maju dalam ajang Pemilihan Presiden," terangnya.

Ia menargetkan, untuk tingkat DPRD Kabupaten Sumenep, PKPI bisa meraup satu fraksi atau 5 kursi. Sedangkan di DPRD Provinsi Jawa Timur, dan DPR RI, bisa mengantar satu wakil. "Program yang kami terapkan bukan dengan kampanye, pasang iklan di media. Tapi lebih mengedepankan 'door to door'. Bagi kami itu lebih efektif dan mengena, karena bersentuhan langsung dengan masyarakat," ungkapnya.

Selain mengunjungi makam Asta Tinggi, Bang Yos dijadwalkan menghadiri acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, pada Kamis malam di Desa Karang Anyar, Kecamatan Kalianget. Setelah itu, Bang Yos akan langsung bertolak ke Surabaya.(tem/kun/bjc/bhc/rby)


 
Berita Terkait Pilpres 2014
 
Jelang Pilpres, Bang Yos 'Nyekar' ke Asta Tinggi
 
Bupati Gorontalo Minta Dahlan Gandeng Bupati Kutai Timur Kepilpres
 
Pilpres 2014, Jika Tanpa Jokowi Bukan Pemilu
 
Politisi Narsis, Jalankanlah Politik Etis
 
Jelang Pilpres 2014, Idham: Partai Tidak Mau Kalah Start
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Kapal induk pertama Indonesia segera dikirim dari Italia, persiapan dipercepat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]