Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Aceh
Ini Kata Adnan Ganto Mengapa Investor Enggan Berinvestasi ke Aceh
Sunday 09 Jun 2013 20:44:05

Konferensi pers di gedung ACC Unimal Lhokseumawe, Minggu (9/6).(Foto: BeritaHUKUM.com/sul)
ACEH, Berita HUKUM - Ketua Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS), Adnan Ganto mengatakan bahwa saat ini pihaknya bersama Pemerintah Aceh sedang mengupayakan untuk mendatangkan para investor dari Eropa untuk berinvestasi ke Provinsi Aceh.

"Kita masih berupaya agar investor mau berinvestasi ke Provinsi Aceh, misalnya di Pelabuhan Bebas Sabang," kata Ketua BPKS, Adnan Ganto dalam konferensi pers di gedung ACC Unimal Lhokseumawe usai acara pembukaan Konferensi ICAIOS, Minggu (9/6).

Dia menambahkan, BPKS beberapa tahun lalu pernah mendatangkan salah satu perusahaan industri perkapalan dari Belanda ke Sabang. Namun, calon investor tersebut tidak jadi berinvestasi karena khawatir dengan adanya situasi Aceh yang pada saat itu terkait penembakan teroris yang menewaskan sekitar dua orang.

"Padahal kelompok teroris yang ditembak itu bukanlah orang Aceh melainkan orang dari Jawa, dan yang terkena hanya sekitar dua orang saja. Sehingga dengan kondisi seperti itu, para investor akhirnya enggan berinvestasi di Aceh,” ujarnya lagi.

Adnan Ganto yang juga Penasehat Menteri Pertahanan RI Bidang Ekonomi, meminta kepada semua pihak dalam hal ini terutama insan media untuk memberitakan dan meyakinkan kepada para investor bahwa situasi di Aceh ini sebenarnya memang sangat aman.(bhc/sul)


 
Berita Terkait Aceh
 
Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Wabup Aceh Utara Minta Masyarakat Gunakan Hak Pilih
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]