Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
FPI
Imam Besar FPI Rizieq Shihab Akan Rebut Balaikota
Tuesday 02 Jun 2015 18:51:46

Rizieq Shihab pimpin aksi unjukrasa Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) di depan gedung DPRD, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Senin (1/6).(Foto: Taufik Ismail/Tribunnews.com)
JAKARTA, Berita HUKUM - Imam Besar FPI)'>Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab mengaku sudah hilang kesabaran dengan masih duduknya Basuki Tjahaja Purnama sebagai gubernur DKI Jakarta.

Menurutnya Basuki atau yang karib disapa Ahok sudah tidak pantas lagi menjabat Gubernur karena pernyataannya yang tidak beretika.

‎"Ahok sudah tidak dapat dibiarkan lagi memimpin DKI," ujar Rizieq, dalam orasinya di depan DPRD DKI, Jalan Kebin Sirih, Jakarta, Senin (1/6).

Menurutnya DPRD harus segera menindaklanjuti laporan hak angket yang menyebutkan jika Ahok telah menyalahi undang-undang dan tidak beretika. DPRD harus segera melayangkan Hak menyatakan Pendapat (HMP) dan rapat paripurna untuk melengserkan Ahok.

‎"Sidang paripurna harus tetap digelar karena sesuai undang-undang laporan hak angket harus ditindaklanjuti. DPRD harus menjadi pembela rakyat bukannya menjadi jongos partai," tuturnya.

Apabila DPRD tidak mau dan mampu melengserkan Ahok, Rizieq mengatakan pihaknya akan merebut Balaikota dengan cara kasar. Apalagi ditambah unjukrasa damai yang dilakukan selama ini tidak ditanggapi.

"Jika tidak didengar, sekarang kita pulang rame-rame, kita asah golok, kita ambil alih balaikota, kita sudah cukup sabar selama ini," katanya.

‎Sebelumnya pada siang tadi lebih dari seratus orang mengatasnamakan Gerakan Masyarakat Jakarta melakukan unjukrasa untuk kesekian kalinya di depan DPRD DKI.

Mereka yang berasal dari sejumlah Ormas seperti FPI, FBR, dan FUI tersebut memenuhi jalan Kebon Sirih menuntut Ahok lengser dari jabatannya.

Sementara, Imam besar Front ‎Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab mengatakan DPRD DKI sudah tidak lagi menghargai para ulama yang mewakili para pengunjuk rasa yang mengatasnamakan Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ).

Mereka berunjukrasa di depan gedung DPRD DKI di Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Senin (1/6). GMJ yang terdiri dari sejumlah ormas yakni FPI, FBR, dan FUI menuntut Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok lengser.

"Kita datang mereka tidak mau menemui, mereka sudah tidak lagi menghargai para ulama. Berbeda apabila delegasi dari negara lain datang ke balai kota, pimpinan DPRD antre untuk menemui," ujar Rizieq Shihab.

Rizieq mengatakan apa yang dilakukan pimpinan DPRD tersebut merupakan aksi provokatif yang dapat memancing kemarahan umat Islam. Pimpinan DPRD tidak mau bertemu, padahal menurutnya, unjuk rasa telah dilakukan sesuai ketentuan.

"Kita sudah baik-baik datang ke sini (DPRD DKI), kita berunjuk rasa sudah sesuai prosedur tetapi tidak dihargai. Jangan salahkan kami apabila unjuk rasa nanti kami main Kasar, main bakar, dan main hajar," ancamnya.

Rizieq berjanji akan kembali unjuk rasa dengan jumlah massa lebih besar apabila tuntutannya tidak dipenuhi. Lengsernya Ahok sebagai gubernur merupakan tuntutan yang tidak bisa ditawar-tawar lagi.

"Ahok sudah tidak dapat dibiarkan lagi memimpin DKI, kita akan kembali ke sini sampai Ahok lengser," tegas Rizieq.(ti/tribunnews/bh/sya)


 
Berita Terkait FPI
 
Eks Ketum FPI Shabri Lubis Ditahan Polisi Terkait Kasus Petamburan
 
Sudjiwo Tedjo Heran Polri Hidupkan Pam Swakarsa Tapi FPI Dibubarkan
 
Tim Hukum FPI Klaim Laporan Informasi Pelanggaran HAM Berat Sudah Diterima Mahkamah Internasional
 
Komnas HAM: Meninggalnya 4 Laskar FPI di Tangan Petugas Termasuk Pelanggaran HAM
 
Hamdan Zoelva: FPI Bukan Ormas Terlarang seperti PKI, Mengedarkan Konten FPI Tidak Dapat Dipidana
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]