Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pemilu    
 
Pilkada
Ikatan Keluarga NASUTION Sumut Serukan Pilih AKHYAR di Pilkada Medan
2020-11-01 16:33:12

Calon Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi menghadiri silaturahmi dengan Ikanas di Komplek Tasbih, Medan, Sabtu, (31/10).(Foto: Istimewa)
MEDAN, Berita HUKUM - Calon Walikota Medan Akhyar Nasution mendapat restu menjadi Walikota Medan periode 2021-2024 dari Ikatan Keluarga Nasution Dohot Boruna (IKANAS) Sumut. Pilihan itu disampaikan karena pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan nomor urut 1, Akhyar Nasution dan Salman Alfarisi. dianggap sebagai sosok calon pemimpin Kota Medan yang memiliki cukup pengalaman.

Pertemuan Akhyar Nasution dengan sejumlah pengurus Ikanas Dohot Boruna Sumut itu berlangsung dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan silaturahim pengurus di kediaman pribadi Mantan Ketua Umum DPD Ikanas Dohot Boruna Sumut DR Amrullah Nasution di Taman Setia Budi Indah, Sabtu (31/10/2020).

Dalam pertemuan itu, Amrullan mengajak seluruh keluarga besar Nasution di Medan untuk memenangkan Akhyar Nasution yang notabene adalah Plt Ketua DPD Ikanas Sumut.

"Dalam pertemuan keluarga Nasution ini hadir pak Akhyar yang akan mencalonkan diri sebagai Walikota Medan. Mari ajak dan sarankan kepada seluruh keluarga Nasution di seluruh Kota Medan untuk mencoblos Pak Akhyar," ajak Amarullah, Sabtu (31/10/2020).

Dia juga menerangkan perihal pengunduran dirinya sebagai Ketum DPD Ikanas Dohot Boruna Sumut hingga menjadikan Akhyar sebagai Plt Ketua DPD Ikanas Sumut.

"Saya mengundurkan diri karena ada stroke ringan selama 6 tahun belakangan. Tapi saya tetap aktif sebagai anggota biasa dan yakin Akhyar bisa membesarkan keluarga Nasution ini di Sumut khususnya Kota Medan. Bahkan, saya yakin Akhyar juga bakal terpilih sebagai walikota. Menilik pengalaman kita sebelumnya saat orang Mandailing ikut memenangkan Gubernur Edy Rahmayadi," ucapnya.

Akhyar yang hadir dalam kesempatan itu mengaku merasa terhormat atas dukungan dan restu yang diberikan keluarga besar Nasution Dohor Boruna kepada dirinya.

"Keluarga Nasution sudah menjadi perbincangan nasional. Karena kebetulan dua calonnya bermarga Nasution. Dengan hadirnya dukungan ini, menjadi penyemangat buat saya untuk berjuang dalam kontestasi Pilkada 9 Desember 2020 mendatang," sebutnya.

Dia menambahkan, dirinya akan amanah jika kepercayaan itu sampai kepadanya dan berharap dukungan penuh dari Ikanas Dohot Boruna.

Namun, Akhyar juga sempat menyinggung mengenai program Ikanas Dohot Boruna Sumut di bawah kepemimpinannya, kini tengah dipersiapkan musyawarah daerah. "Insya Allah keluarga Nasution di semua Kabupaten akan segera kita bentuk dan sudah disiapkan karetakernya untuk dipilih. Semoga segera kita laksanan musyawarah daerah, agar semua struktur Ikanas Sumut menjadi defenitif," terangnya.

Dalam kesempatan itu, Akhyar diulosi keluarga Ikanas sebagai bentuk restu dan dukungan terhadap dirinya untuk berjuang memperebutkan kursi Walikota Medan.(medantoday/bh/sya)



 
Berita Terkait Pilkada
 
Pramono Anung-Rano Karno Menangi Pilkada Jakarta 2024
 
Tanggapi Pernyataan Jokowi, Mahfud: Enggak Biasa...
 
Peneliti: 57 Calon Dinasti Politik Menang Pilkada 2020
 
Komisi II Apresiasi Tingginya Partisipasi Pemilih Kepri pada Pilkada Serentak 2020
 
Calon Tunggal Pilkada Kutai Kartanegara Hadapi Gugatan di MK, Warga Harapkan Keadilan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Kapal induk pertama Indonesia segera dikirim dari Italia, persiapan dipercepat
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
Prabowo sentil 'Hijau-Cokelat' jadi beking pelanggar hukum
Pidato Presiden Tunjukkan Komitmen Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]