Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Kecelakaan Mobil
Hasil Tes Urine Putra Bungsu Hatta Rajasa Negatif
Wednesday 02 Jan 2013 17:40:48

Ilustrasi, Hatta Rajasa, Istri Okke dan Putranya saat menyampaikan permohonan ma'afnya atas kecelakaan yang telah menimpa putra bungsunya di kediamannya Golf Mansion, Cilandak Jakarta Selatan, Selasa (1/1).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Akhirnya putra bungsu menteri Perekonomian dan besan presiden SBY, Hatta Rajasa, Muhammad Rasyid Amrullah (20), Rabu (2/1) pukul 11:00 WIB, secara resmi telah ditetapkan sebagai tersangka tunggal karena sebagai pengemudi mobil BMW X5, dalam kecelakaan maut di Tol Jagorawi. Penetapan Rasyid sebagai tersangka itu diumumkan langsung oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto dalam jumpa pers yang digelar di Mapolda Metro Jaya.

"Karena Rasyid saat ini masih dalam perawatan di sebuah rumah sakit, tes kokain negatif, test amphetamine negatif, Cannabis Ganja negatif, Morfin negatif, dan test Heroin negatif" kata Kombes Rikwanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, dalam keterangan persnya di Jakarta.

Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, pengemudi BMW X5 bernomor polisi B 272 HR yang menabrak Daihatsu Luxio F 1622 CY di Tol Jagorawi KM 3.350 pada Senin (1/1) pagi itu tidak langsung ditahan, saat ini kondisinya masih shok dan dalam perawatan di rumah sakit.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Rasyid Amrullah terlibat dalam kecelakaan maut yang terjadi di Tol Jagorawi KM 3.350 arah Bogor pada Selasa (1/1) sekitar pukul 05:45 WIB. Mobil BMW X5 B 272 HR yang dikemudikan Rasyid Amrullah menabrak dari belakang Daihatsu Luxio F 1622 CY yang dikemudikan Frans J Sirait, dua penumpang Daihatsu Luxio tewas yaitu Harun (57) dan Muhammad Raihan, balita berumur (14 bulan).

Semantara itu ayah Rasyid Amrullah, Hatta Rajasa menggelar jumpa pers Selasa (1/1) di kediamanya Fatmawati terkait insiden yang melibatkan putranya. Hatta yang sangat berduka menyampaikan belasungkawa sambil terbata-bata, serta meminta maaf kepada keluarga korban dan akan mengganti biaya perawatan dan pemakaman. Hatta juga ikut melayat ke rumah duka korban tewas Harun dan telah ikut mensholati jenazah Harun, serta telah menyerahkan proses hukum kasus Rasyid kepada Polisi.(bhc/put)


 
Berita Terkait Kecelakaan Mobil
 
Livina Terbakar di Tol, Pengemudi Tewas Terpanggang
 
Metromini Dihajar Kereta Api
 
Mobil Box Terbalik di Depan Mabes TNI
 
Akibat Rem Blong, Bus Hantam Pengguna Jalan Hingga Meninggal
 
Sopir Juke Maut Anak Kolonel, Polisi Tidak Takut
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]