Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Pencurian
Harga Daging Mahal, Pencurian Ternak Meningkat Pesat
Monday 26 Dec 2011 20:19:00

Domba yang menjadi sasaran pencurian di Inggris (Foto: Ist)
LONDON (BeritaHUKUM.com) – Peternak di Inggris, terutama untuk jenis domba, dianjurkan memperketat penjagaan atas binatang peliharaan mereka. Imbauan ini dikeluarkan, menyusul makin tingginya angka pencurian hewan tersebut di seantero Inggris.

Sebuah perusahaan asuransi asuransi NFU Mutual, mengatakan, angka pencurian hewan naik dua kali lipat pada 2011 ketimbang tahun lalu. Tercatat Lebih dari 60.000 ekor domba dicuri di Inggris pada 10 bulan pertama tahun ini. Sementara 9.000 ekor domba dijarah maling di timur laut Inggris pada periode yang sama.

Akibatnya, seperti dilansir BBC, Senin (26/12), menurut perusahaan asuransi itu, kasus pencurian saja sudah merugikan peternak Inggris sedikitnya 6 juta pondsterling Inggris (atau setara dengan Rp127 miliar) per tahun berdasar klaim asuransi, meski angka totalnya diperkirakan jauh lebih tinggi.

Selain kasus pencurian domba, muncul pula berbagai laporan pencurian ternak lain termasuk babi, unggas dan burung. Irlandia Utara menjadi lokasi pencurian utama di mana 20% kasus terjadi, diikuti oleh wilayah barat daya dan timur laut Inggris.

Menurut NFU Mutual, sebelumnya kasus pencurian ternak sangat rendah. Bahkan yang terendah sejak 2000. Maling peternakan sejak itu lebih sering mencuri alat-alat perlengkapan peternakan termasuk sepeda, traktor dan perlengkapan. Tapi akibat meningkatnya harga daging pada tahun ini, angka pencurian hewan ternak meroket. Situasi seperti ini mendorong terjadinya pencurian di pasar tembaga dan diesel.

Harga daging domba meroket dari 1,039 poundsterling (atau sekitar Rp 15 ribu) per kilo pada Juli 2008 menjadi 1,424 poundseterling (sekitar Rp 20.100) per kilo pada Juli 2011. Peternak dan penjagal pun telah diberi seruan, agar selalu mengecek pasokan dan asal muasal hewan ternak mereka degan label di telinga untuk terhindar dati korban pencuri ternak.

Polisi di Lancashire, salah satu wilayah yang paling parah jadi korban kasus maling ternak, akan lebih sering melakukan pengecekan di tempat terhadap kendaraan pengangkut hewan ternak yang melintas.(sya)


 
Berita Terkait Pencurian
 
Polda Kaltim Menangkap 4 Pelaku Pencurian Monitor Alat Berat di Lokasi Proyek IKN
 
Tidak Terbukti Dalam Dakwaan Jaksa, Majelis Hakim PN Samarinda Vonis Bebas Terdakwa Rizki Rinaldi
 
Kasus Jagal Kucing di Medan, Tersangka dan Barang Bukti Diserahkan ke Kejaksaan
 
7 Pelaku Spesialis Pencurian Sepeda Dibekuk Jatanras Polda Metro Jaya
 
Begini Modus Pelaku Gasak Handphone Pegawai Jasa Pengiriman
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]