Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pilkada
Haji Lulung Dipecat PPP Djan Faridz karena Mendukung Anies-Sandi di Putaran Kedua
2017-03-14 09:07:20

Tampak Djan Faridz, Ketua Umum PPP hasil Muktamar Jakarta saat konferensi Pers terkait pemecatan Haji Lulung di Jakarta, Senin (13/3).(Foto: BH /mnd)
JAKARTA, Berita HUKUM - Djan Faridz, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hasil Muktamar Jakarta mengatakan, pihaknya resmi memecat Ketua DPW PPP DKI Jakarta, Abraham Lunggana atau dikenal dengan nama Haji Lulung.

"Langkah tegas diambil lantaran Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini tidak patuh perintah partai, mulai hari ini DPP secara resmi memecat haji Lulung berserta rombongannya di DPRD DKI," kata Djan pada wartawan di kantor partai berlambang Kabah di Jl. Diponogoro, Jakarta Pusat pada, Senin sore (13/3).

Menurut mantan Menpera itu mengatakan bahwa, Lulung sudah diberikan surat peringatan sampai sebanyak tiga (3) kali. Terkait hal itu, yang membuat langkah tegas diambil oleh Djan, bahwa PPP kubu Djan Faridz kakonsisten mendukung Ahok-Djarot dalam konstelasi politik pemenangan Pilkada DKI Jakarta 2017 ini, dikarenakan komitmen. "Tidak ada tujuan menjual, kami mendukung pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok - Djarot Saiful Hidayat," paparnya.

Sementara, setelah Haji Lulung menyatakan dukungannya pada calon pasangan No 3 Sandiaga Uno-Anies Baswedan untuk Pilkada DKI Jakarta putaran ke 2 mendatang, "Puncaknya dia mendeklarasikan dukungan pasangan Cagub lain yang berbeda dari keputusan DPP, yakni dukung Ahok-Djarot," jelas Djan.

Sedangkan, sebelumnya Haji Lulung mendeklarasikan dukungannya kepada calon nomor urut 3, Anies-Sandi. Hal itu dilakukan olehnya di depan ratusan kader PPP di Kantor DPW PPP DKI Jakarta pada hari Minggu (12/3). Dalam Deklarasi tersebut yang dihadiri langsung oleh pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, juga perwakilan dari Tim Pemenangan Anies-Sandi, Muhamad Taufik, serta tokoh masyarakat setempat.

Lulung tidak mempersoalkannya. Menurut Lulung, dirinya memang sudah lama minta dipecat karena adanya perbedaan pandangan.

"Saya sudah lama minta dipecat sama Djan Faridz. Djan Faridz bilang sudah jangan deh nanti saja. Nanti tunggu saya ke yang lain," kata Lulung saat dihubungi, Senin (13/3).

Bagi Tokoh Tanah Abang ini, dipecat dari sebuah organisasi bukan masalah, asalkan tidak dipecat oleh umat muslim yang selama ini dibelanya. Terlebih, masih banyak partai lain yang akan mendukungnya.

"(yang penting) saya tidak dipecat oleh umat, maka saya akan bersama-sama umat memenangkan Anies-Sandiaga. Umat nggak pecat saya," pungkas Haji Lulung.(bh/mnd)


 
Berita Terkait Pilkada
 
Pramono Anung-Rano Karno Menangi Pilkada Jakarta 2024
 
Tanggapi Pernyataan Jokowi, Mahfud: Enggak Biasa...
 
Peneliti: 57 Calon Dinasti Politik Menang Pilkada 2020
 
Komisi II Apresiasi Tingginya Partisipasi Pemilih Kepri pada Pilkada Serentak 2020
 
Calon Tunggal Pilkada Kutai Kartanegara Hadapi Gugatan di MK, Warga Harapkan Keadilan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]