Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Aceh
Gubernur Irwandi Yusuf Sesalkan Pernyataan Ketua DPRA
2018-03-13 20:47:46

Gubernur Aceh, drh. Irwandi Yusuf.(Foto: Istimewa)
ACEH, Berita HUKUM - Gubernur Aceh, drh. Irwandi Yusuf menyesalkan ucapan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Tgk Muharuddin, yang penuh kebencian menanggapi Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) 2018 yang dalam proses dipergubkan oleh eksekutif Aceh.

Dikutip BeritaHUKUM.com dari status facebooknya, Selasa (13/3), Irwandi Yusuf menyebutkan, bahwa Muharuddin menlontarkan ucapan bernada kebencian bahwa Gubernur Aceh munafik.

"Inilah style ucapan Ketua Dewan Yang Terhormat. Sudah berkali2 beliau mengucapkan kata2 penuh kebencian terhadap saya tapi selama ini saya pikir saya harus bertoleransi terhadap ulah seorang sahabat. Sebenarnya ucapan kebencian seperti itu bisa saja berakhir dengan vonis pengadilan. Tapi kali ini pun saya tidak akan menggunakan logika hukum terhadap sahabat saya ini. Namun saya sangat berharap agar sahabat saya yang sedang menduduki kursi yang paling terhormat di Aceh ini, ke depannya, dapat menjaga retorikanya agar tidak terkontaminasi dengan luapan emosi berlebihan."

Dalam statusnya Irwandi menegaskan "Munafik itu bukan kata yang lahir dari suatu percintaan. Munafik itu adalah istilah dalam Qur'an yang menggambarkan seburuk2nya tingkatan manusia. Jadi, berhati2lah sahabatku. Tidak perlu frustasi dengan keadaan sekarang. Sebab, yang kita pertikaikan kali ini bukanlah harta warisan dari masing2 orangtua kita."(bh/sul)





 
Berita Terkait Aceh
 
Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Wabup Aceh Utara Minta Masyarakat Gunakan Hak Pilih
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]