Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
MotoGP
Gara-gara Virus Corona, MotoGP Qatar Dibatalkan!
2020-03-02 04:07:40

QATAR, Berita HUKUM - MotoGP Qatar dipastikan tak akan digelar pada akhir pekan ini. Hanya kelas Moto2 dan Moto3 yang akan menjalani balapan.

MotoGP Qatar sebelumnya sempat dikabarkan akan tetap digelar di tengah merebaknya virus corona. Tapi badan-badan yang menangani grand prix, sebut saja FIM, IRTA, dan Dorna, pada akhirnya mengambil keputusan berani membatalkan balapan kelas primer.

Kelas Moto2 dan Moto3 akan tetap berjalan, plus Asia Talent Cup. Keputusan ini diambil tak terlepas dari pembatasan kunjungan ke Qatar, khususnya dari Italia.

Italia saat ini mengalami masalah serius dengan virus corona, dengan sudah ada 1.128 kasus di sana sampai Minggu (2/3). Akibatnya, seluruh penumpang dari Italia harus menjalani karantina lebih dulu selama minimal 14 hari.

Nah, ini menjadi tak memungkinkan buat MotoGP. Seperti diketahui, di kelas MotoGP saja banyak pebalap berkebangsaan Italia. Ada enam pebalap sejauh ini, mereka adalah Andrea Iannone, Andrea Dovizioso, Danilo Petrucci, Francesco Bagnaia, Valentino Rossi dan Franco Morbidelli.

Ini belum menghitung kru dan ahli lainnya.

"Karena pembatasan kunjungan ke Qatar yang diberlakukan memengaruhi para penumpang dari Italia (di antara negara-negara lain), kelas primer tidak akan digelar di Losail. FIM, IRTA, dan Dorna dengan menyesal mengumumkan pembatalan seluruh sesi dari kelas MotoGP di Grand Prix Qatar, termasuk balapan," ungkap pernyataan resmi FIM seperti dilansir Crash.

"Wabah virus corona yang tengah terjadi mengakibatkan pembatasan kunjungan ke Qatar diberlakukan, yang mana memengaruhi penumpang dari Italia. Sampai saat ini, seluruh penumpang yang tiba di Doha dalam penerbangan langsung dari Italia, atau berada di Italia selama dua pekan terakhir, akan langsung dikarantina selama minimal 14 hari."

"Italia jelas memainkan peran vital di kejuaraan dan di kelas MotoGP, baik di dalam maupun di luar lintasan, dan oleh karena itu keputusan telah diambil untuk membatalkan kelas primer."

Tim-tim Moto2 dan Moto3 akan menjalani tiga hari MotoGP seperti biasanya. Sebab mereka seluruhnya sudah berada di Qatar dalam semingu terakhir.

"Karena tim-tim dan para pebalap Moto2 dan Moto3 sudah ada di Qatar untuk tiga hari tes resmi di Sirkuit Internasional Losail awal pekan ini, balapan kedua kategori akan memungkinkan digelar," sambung pernyataan tersebut.

"Kelas lightweight dan intermediate ini oleh karenanya akan berkompetsi di balapan pembuka musim dari 6-8 Maret. Hal yang sama berlaku ke Asia Talent Cup, yang mana akan menjalani dua balapan di Grand Prix Qatar seperti direncanakan awal. Ikuti perkembangannya untuk perubahan jadwal," demikian.((raw/rin/detik/bh/sya)


 
Berita Terkait MotoGP
 
Momen Meriah Pembalap Valentino Rossi Sapa Penggemar Indonesia
 
Pertamina Menjadi Sponsor Utama MotoGP Indonesia 2022
 
Gara-gara Virus Corona, MotoGP Qatar Dibatalkan!
 
Valentino Rossi Juara MotoGP Assen
 
Pembalap MotoGP Nicky Hayden Meninggal Dunia setelah Ditabrak Mobil Saat Berlatih Sepeda
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Kapal induk pertama Indonesia segera dikirim dari Italia, persiapan dipercepat
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
Prabowo sentil 'Hijau-Cokelat' jadi beking pelanggar hukum
Pidato Presiden Tunjukkan Komitmen Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]