Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Samsung
Galaxy S4 Jeblok, Samsung Jadwalkan Rapat Darurat
Friday 06 Sep 2013 22:23:54

Samsung Galaxy S4.(Foto: Ist)
SEOUL, Berita HUKUM - penurunan yang drastis, Samsung dan investor menggelar konferensi dengan skala terbesar sejak digelar delapan tahun silam. Ada apa dengan Samsung?

Perusahaan teknologi paling berharga di Asia saat ini tersebut nilai sahamnya meluncur jatuh 13 persen dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, atau sebanding dengan tiga persen penurunan pasar saham domestik.

Saham Samsung terpukul diyakini karena penjualan Galaxy S4 yang menjadi jeblok, lebih sedikit dari yang diharapkan, demikian diwartakan Reuters.

Mereka akan mulai bertemu dengan 400 penanam modal dan analis di Seoul, Korea Selatan pada 6 November 2013i, untuk berbicara tentang strategi pertumbuhan jangka panjang dari perusahaan, seperti dilansir dari Reuters.

"Sudah lama sekali sejak kali terakhir. Acara tahun ini sebagian besar ditujukan untuk membahas visi dan strategi terbaru kami untuk tahun 2020 mendatang," kata seorang eksekutif Samsung.

Pada 2009, Samsung sempat mencanangkan target pendapatan sebesar US$400 miliar untuk 2020 dan berharap dapat menjadi salah satu dari 10 brand teratas di dunia.(mor/rts/bhc/rby)


 
Berita Terkait Samsung
 
Gandeng DANA dan GoPay, Samsung Pay Resmi Meluncur di Indonesia
 
Samsung Galaxy Note 9 Siap Launching di Brooklyn, NY
 
Samsung Siap Luncurkan Ponsel Galaxy S9 dan Galaxy S9+
 
Samsung Siap Ungkap Galaxy S9 Bulan Depan
 
Galaxy Note 8 Siap Meluncur, Samsung Sebarkan Video Teaser
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]