Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Osama bin Laden
Film Pertama Penangkapan Bin Laden Ditonton 2,7 Juta Orang
Saturday 10 Nov 2012 04:17:56

Osama,sosok yang misterius (Foto;Ist)
WASHINGTON, Berita HUKUM - Sekitar 2,7 juta orang menyaksikan tayangan perdana film pertama mengenai operasi pasukan Amerika Serikat, yang menewaskan Osama bin Laden, kata National Geographic Channel pada bebepara hari lalu.

"SEAL Team Six: The Raid on Osama bin Laden" menimbulkan kehebohan ketika diumumkan pada Oktober bahwa film itu akan ditayangkan di televisi berbayar Amerika hanya dua hari sebelum pemilihan umum presiden.

Apalagi, fakta bahwa jutawan Hollywood Harvey Weinstein, penyandang dana penting Presiden Barack Obama, berada di antara pendukung film aksi 90 menit itu.
National Geographic Channel yang merupakan bagian dari kerajaan media global tokoh konservatif media Rupert Murdoch, mengatakan "SEAL Team Six" merupakan acara dengan rating tertinggi mereka tahun ini, dan acara ke enam yang paling banyak disaksikan sepanjang sejarah mereka.

"Jika film ini ditayangkan di bioskop pekan ini, bisa jadi ini menjadi film nomer satu di Amerika," kata Presiden National Geographic Channel Howard Owens dalam sebuah pernyataan.
Potongan gambar Obama tampak sering muncul dalam film yang ditampilkan dalam bentuk dokumenter itu, namun sutradara John Stockwell membantah jika itu dapat mempengaruhi pemilih.

"Ini tidak pernah ditulis atau dibuat untuk tujuan itu," katanya dalam sebuah wawancara pekan lalu.

Netflix menambahkan "SEAL Team Six" dalam layanan mereka menjelang peluncuran film itu di pasar non Amerika Serikat. Film itu juga diputar ulang di National Geographic Channel pada Jumat.

Bin LAden, pemimpin Al Qaeda yang tewas, memerintahkan serangan 9/11 di New York dan Washington pada 2001. Kematiannya pada Mei 2011 di tangan militer AS merupakan saat bersejarah dalam periode pertama kepemimpinan Obama di Gedung Putih.

Sebuah film lain tentang perburuan bin Laden, "Zero Dark Thirty" karya sutradara Kathryn Bigelow, yang menang Piala Oscar untuk film perang Irak "The Hurt Locker" dijadwalkan tayang di bioskop umum pada Januari. (bhc/jk/rt)



 
Berita Terkait Osama bin Laden
 
Siapa Hamza bin Laden, Anak Osama yang Kini Diburu Amerika Serikat?
 
Wartawan Investigasi Tuding AS Bohong Soal Osama Bin Laden
 
Film Pertama Penangkapan Bin Laden Ditonton 2,7 Juta Orang
 
Pakistan Penjarakan Dokter Yang Membantu CIA Menemukan Bin Laden
 
Janda Osama Bin Laden akan dideportasi dari Pakistan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]