Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Film
Film Mendidik Rasa, Tayang 24 Agustus 2017
2017-06-10 12:33:30

Film Nyai Ahmad Dahlan.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Sebuah kesyukuran tersendiri ketika Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bapak Muhadjir Effendy berkenan menerima audiensi Tim Film Nyai Ahmad Dahlan bersama keluarga besar KHA Dahlan di kantornya, Rabu (8/6).

Didampingi beberapa stafnya, Pak Muhadjir menyempatkan diri menyaksikan official teaser dan soundtrack film Nyai Ahmad Dahlan, serta berdialog seputar film NAD dan sosok Nyai Ahmad Dahlan.

Dalam dialog Pak Muhadjir menyinggung bahwa film juga memiliki peran besar dalam membangun karakter bangsa. Oleh karena itu Kemendikbud sangat mendukung dan mendorong munculnya film-film nasional yang dapat menumbuhkan religiusitas, rasa kemanusiaan, dan semangat perjuangan serta cinta tanah air.

Jangan sampai film film Indonesia yang bagus justru kurang mendapatkan ruang dan kalah bersaing dengan film-film luar.

Mendikbud berjanji tahun depan akan lebih meningkatkan anggaran untuk perfilman agar lebih bisa dinikmati masyarakat. Saat ini masih banyak masyarakat di daerah yang tidak bisa menonton film karena bioskop masih terbatas di kota kota besar. Kita perlu memfasilitasi mereka agar bisa juga menyaksikan film film yang bagus hasil karya anak bangsa. Film juga bisa menjadi sarana pendidikan, terutama pendidikan olah rasa (afektif). Jadi ini relevan dengan tujuan dan program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, jelas Pak Menteri.

Pak Muhadjir juga menyatakan keinginannya untuk bisa menyaksikan penayangan perdana Film Nyai Ahmad Dahlan. Jika tidak ada aral melintang, Insya Allah saya akan nonton bareng (nobar) di penayangan perdana, jelas Pak Mendikbud. Menurut produser film NAD, Dyah Kalsit, kemungkinan besar film NAD akan tayang mulai 24 Agustus 2017. Kami sudah mendapat konfirmasi dari Manajemen Bioskop 21, insya Allah film NAD mulai tayang tanggal tersebut, jelasnya.(Iwan/muhammadiyah/bh/sya)


 
Berita Terkait Film
 
Hayya 2: Dream, Hope & Reality, Film tentang Isu Kemanusiaan dan Kesehatan Mental
 
Sinopsis Film Cita-citaku Setinggi Balon Karya LSBO PP Muhamadiyah Bersama NA, Malvocs, dan Mixpro
 
Hiburan Jelang Lebaran, Nonton Bareng Film Jejak Langkah Dua Ulama
 
Saksikan Gala Premiere Sisterlillah, Presiden PKS: Ini Kado Istimewa bagi Insan Film
 
'Rekah' Film Karya Anak Muhammadiyah yang Jadi Juara Kompetisi Film Nasional
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]