Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Legislatif    
 
DPR RI
Fadel: Pentingnya Nasionalisme Demi Keutuhan NKRI
2016-03-01 15:00:21

Anggota DPR RI, Dr. Ir. H. Fadel Muhammad.(Foto: Istimewa)
GORONTALO, Berita HUKUM - Pentingnya menumbuhkan rasa nasionalisme di seluruh warga negara indonesia, akan memperkuat keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dimasa sekarang dan masa-masa mendatang, bila keamaanan dan kesejahteraan bisa diwujudkan di seluruh wilayah negara ini.

"Saya optimis indonesia kedepan masih utuh jika keamanan, keadilan dan kesejahteraan bisa diwujudkan pemerintah dari Sabang sampai Merauke," kata Anggota DPR RI, Fadel Muhammad pada kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan baru-baru ini.

Dari segi kesejahteraan misalnya, lanjut pimpinan Komisi VII DPR tersebut, PT Freeport yang berada di Indonesia sebenarnya membawa keuntungan bagi rakyat Papua. Ternyata sampai dengan sekarang belum begitu dirasakan.

Dalam menjaga kestabilan dan keamanan Fadel menyoroti keberadaan organisasi Gafatar. Menurutnya, dalam mendirikan ormas, negara mengaturnya dalam UUD 1945 yakni menjamin kemerdekaan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat serta memajukan dirinya dalam memperjuangkan haknya secara individu ataupun kolektif untuk membangun masyarakat, bangsa dan NKRI sebagai perwujudan hak asasi manusia.

"Tetapi jika melanggar maka akan kena sanksi, seperti sikap MUI yang melarang Gafatar itu langkah yang tepat, mengingat keberadaan organisasi ini cukup meresahkan masyarakat khususnya umat Islam," tegas Fadel.

Mantan Gubernur Gorontalo ini pun mengapresiasi langkah aparat dalam mengantisipasi teror Bom Jl. MH Thamrin, perempatan Sarinah belum lama ini. Dikatakannya, teroris akan berupaya sebisa mungkin dan akan menghalalkan segala cara agar aksi terornya berhasil. Dan langkah yang diambil dalam mengantisipasi teror cukup baik, karena sebelum kejadian beberapa teroris berhasil di tangkap, "Kita harus mengapresiasi kinerja aparat yang berhasil meminimalisir korban aksi teror di Sarinah," ujarnya.

Sehingga kata Fadel Muhammad sebagai politisi senior partai Golkar, kepemimpinan di negara ini harus berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila. "Kepemimpinan Pancasila mengisyaratkan bahwa, seorang pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mengamalkan nilai-nilai pancasila dalam kepemimpinannya, baik itu nilai ke Tuhanan, nilai kemanusiaan, nilai persatuan, nilai kerakyatan, dan nilai keadilan," tegas Fadel.(bh/shs)


 
Berita Terkait DPR RI
 
DPR Dukung Semua Program Pemerintah Selama untuk Kesejahteraan Rakyat
 
Polisi Tetapkan Pengguna dan Pembuat Plat DPR RI Palsu Jadi Tersangka
 
Putusan MKMK Bisa Jadi Amunisi Politik Bagi DPR RI Memakzulkan Presiden Jokowi
 
Seluruh Fraksi DPR, DPD dan Pemerintah Setuju RUU 5 Provinsi Dibawa ke Rapat Paripurna
 
Ini Kisah 'Falun Gong' yang Hadir dalam Rapat Paripurna DPR-RI
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]