Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Gempa
Empat Tewas dalam Gempa 7,2 SR di Filipina
Tuesday 15 Oct 2013 11:02:04

Salah satu bangunan yang rusak akibat gempa di Bohol, Filipina.(Foto: @peterdiosa)
Gempa bumi berkekuatan 7,2 mengguncang Filipina tengah dan menewaskan sedikitnya empat orang, kata pejabat setempat. Badan Survei Geologi AS mengatakan pusat gempa berada di bawah pulau Bohol, dekat dengan kawasan wisata Cebu.

Stasiun radio DZMM mengutip keterangan seorang pejabat pertahanan yang mengatakan keempat orang itu meninggal dunia setelah sebuah pelabuhan ikan ambruk di dekat Cebu.

Atap pasar di kota Mandaue itu juga runtuh dan melukai 19 orang, seperti dilaporkan oleh kantor berita AP.

Foto-foto dari Cebu yang disiarkan di televisi menunjukkan sebuah bangunan dua lantai ambruk dan dua orang berhasil diselamatkan dari reruntuhan termasuk seorang bayi berusia delapan bulan.

Dampak di Indonesia

Sementara itu, juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan pers mengatakan bahwa berdasarkan peringatan dini tsunami dari Pacific Disaster Center, diperkirakan daerah Indonesia bagian utara juga akan terpengaruh oleh gempa Filipina.

"Diperkirakan tsunami akan mencapai Manado, Patani, Sorong, Tarakan dan Jayapura sekitar 3-4 jam setelah kejadian gempa di Filipina," kata Sutopo.

Diperkirakan tinggi tsunami tidak akan terlalu tinggi untuk wilayah di Indonesia.

"Masyarakat dihimbau tetap tenang dan tidak panik. Jauhi aktivitas di sekitar laut dan pesisir di daerah tersebut," kata Sutopo.

Gempa sering terjadi di Filipina karena negara kepulauan itu terletak di sabuk seismik yang dikenal dengan Cincin Api Pasifik. Provinsi Cebu, 570 km di selatan Manila, memiliki populasi 2,6 juta jiwa.(bbc/bhc/sya)


 
Berita Terkait Gempa
 
Gempa Mematikan 7,8 SR di Turki dan Suriah, Total Korban Meninggal Sedikitnya 3.500 Orang
 
Team AREA DPD Bekasi Peduli Kirim Bantuan ke Lokasi Gempa Bumi Cianjur
 
6 Orang Meninggal dalam Gempa Magnitudo 6,1 Mengguncang Malang
 
Sebanyak 42 Orang Meninggal Dunia Akibat Gempa 6,2 SR di Sulawesi Barat
 
Konsisten Dampingi Lombok, Wujud Ta'awun MDMC dan LazisMu untuk Negeri
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]