Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Partai Aceh
Doto Zaini Mengutuk Penembakan di Bireun
Wednesday 02 Apr 2014 21:09:46

Doto Zaini (Foto: BH/sul)
ACEH, Berita HUKUM - Doto Zaini, mengecam atas insiden pemberondongan hingga menewaskan 3 orang warga Kabupaten Bireun, yang terjadi pada, Senin (31/3) sekitar pukul 21:30 WIB.

Kejadian tersebut menurut Gubernur Aceh ini, adalah perbuatan yang sangat tidak manusiawi. Apalagi korbannya, adalah anak kecil yang masih berusia 1,5 tahun.

"Saya mengutuk aksi tersebut," tegas Zaini Abdullah, yang juga sebagai Tuha Peut di Partai Aceh (PA), saat berorasi di hadapan ribuan masyarakat di Lapangan Bolakaki Meunasah Panton, Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Aceh, Rabu (2/4) sore tadi.

Doto Zaini, berharap kepada pihak yang memiliki hak keamanan untuk menindak para pelaku teror tersebut. Karena insiden tersebut dapat mengganggu stabilitas keamanan di Aceh.

Diberitakan, 3 orang satu diantaranya anak-anak berusia 1,5 tahun tewas diberondong OTK saat menumpangi mobil berstiker caleg dari partai lokal Partai Aceh (PA) bersama keluarga saat hendak berobat mendatangi dukun, aksi penembakan brutal itu terjadi di Desa Geulanggang Teungoh, Kota Juang, Bireuen, Senin (31/3) sekitar pukul 21:30 WIB.

Salah seorang korban luka Fakrurrazi (35), masih dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh. Sementara Polisi hingga saat ini masih terus memburu pelaku penembakan tersebut.(bhc/sul)


 
Berita Terkait Partai Aceh
 
Muzakir Manaf: Haram Dukung Capres PDI-P
 
Doto Zaini Mengutuk Penembakan di Bireun
 
Selesai Kampanye, Kader PA Kritis Di Tembak OTK
 
Di Langsa, Posko Caleg Partai Aceh Diduga Dibakar OTK
 
Kantor Caleg PDI-P Aceh Tengah Diserang Massa Partai Aceh
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]