Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Lalu Lintas
Ditlantas Polda Metro Jaya Gelar Acara Millennial Road Safety Festival 2019
2019-01-20 12:05:50

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Yusuf saat memberikan keterangan kepada para wartawan di lokasi acara Millennial Road Safety Festival 2019.(Foto: BH /as)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ditlantas Polda Metro Jaya melakukan acara Millennial Road Safety Festival 2019, wujud polisi peduli terhadap milineal terhadap kecelakaan berlalu lintas, digelar dikawasan car free day (CFD) di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (20/1).

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Yusuf menyampaikan kegiatan dilaksanakan dalam bentuk kepedulian kepolisian pada kaum millennial dalam tertib berlalu lintas.

"Kegiatan ini kita laksanakan sebagai bentuk wujud kepedulian kepolisian terhadap millinneal, agar mereka tidak menjadi korban kecelakaan lalu lintas," ucap Yusuf di sekitar Bundaran HI, Minggu (20/1).

Dirlantas mengharapakan agar dari pelaksanaan kegiatan ini, kaum millennial khususnya dapat tertib berlalu lintas.

"Kami harapkan dari kegiatan ini, nanti kaum milenial ikut berpartisipasi untuk tertib berlalu lintas," paparnya.

Sebagai informasi, kegiatan ini merupakan agenda sosialisasi tertib lalu lintas dengan desain kebutuhan kaum millennial.

"Jadi kita ciptakan keselamatan agar semua berjalan secara baik," tegasnya.

Pada program kampanye keselamatan berlalu lintas ini, menjaring kaum millenial (kategori usia 16-35 tahun) untuk bergabung. Acara ini sifatnya mengajak kepada Millenial untuk sadar dan tertib dalam berlalu lintas.

"Sifatnya mengajak masyarakat muda dan berjiwa muda untuk tetap sadar dan tertib dalam berlalu lintas," ujarnya.

Yusuf menargetkan penurunan angka kecelakaan yang didominasi oleh kaum millenial.

"Kami sedang evaluasi dari jumlah data korban kecelakaan yang terjadi 2017-2018 ada sekitar 55 persen adalah kaum millenial. Kegiatan ini adalah untuk mengajak mereka, supaya mereka tidak menjadi korban kecelakan berlalu lintas, dengan rasio penurunan hingga 30 persen di tahun 2020," terangnya.

Sebagai tambahan, acara Millennial Road Safety Festival diisi artis Ibukota turut memeriahkan acara ini, di antaranya Hesti Purwadinata, Boy William, Fajar Alexa, Rifat Sungkar dan Grup Musik RAN.

Selain itu, ada kegiatan seru lainnya yang dapat dinikmati masyarakat. Polisi menari zumba dipimpin seorang instruktur di atas panggung acara "Millennials Road Safety Fetival" yang diinisasi Ditlantas Polda Metro Jaya.

Dengan iringan lagu "Taki-Taki" milik DJ Snake featuring Selena Gomez, pengunjung langsung mengikuti gerakan, ada pula yang hanya berjoged mengikuti lagu. Para polisi tersebut menari dengan seragam dan atribut lengkap.

Mereka menari dengan gaya berkendara dengan seolah memegang stir mobil atau stang sepeda motor. Ada pula gerakan lari di tempat dan tanda menghentikan pelanggar di jalan.

"Ini gerakan, ada pesannya. 'Stop pelanggaran, stop kecelakaan, utamakan keselamatan untuk kemanusiaan'," kata instruktur menutup gerakan.(bh/as)


 
Berita Terkait Lalu Lintas
 
Anggotanya Sigap Bantu Pengendara Mobil Kempis Ban, Kombes Sambodo: Jiwa Polantas sebagai Penolong
 
HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-66, Satlantas Polrestro Bekasi Kota Gelar Vaksinasi Massal
 
KaKorlantas Benarkan Gesekan antara Petugas PJR dan Pengendara di Tol Cikampek
 
Didenda Tilang Rp 500 Ribu, Polisi: AS, Pengemudi Porsche Boxster Sempat Tidak Mengaku
 
Operasi Keselamatan Jaya Digelar 12-25 April 2021, Dirlantas PMJ: Tidak Ada Penindakan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]