Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Razia Lalin
Dishub Tetap Gencar Razia Angkutan Umum
Wednesday 04 Jan 2012 17:17:23

Petugas Dinas Perhubungan saat melakukan penindakan terhadap awak angkutan umum yang melanggar aturan (Foto: Ist)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Meski Dinas Perhubungan gencar melakukan penertiban, di lapangan masih banyak ditemukan sopir angkutan umum yang nakal. Dalam penertiban awal tahun ini, sedikitnya sudah 31 angkutan umum jenis angkutan kota (angkot), Metromini, dan Kopaja ditertibkan. Mereka melakukan pelanggaran, karena tidak memiliki kelengkapan surat-surat dan tidak memakai seragam.

“Sejak awal tahun hingga hari ini, kami tetap melakukan penertiban angkutan umum yang tidak menaati peraturan. Rata-rata para sopir tidak dilengkapi surat-surat dan masih belum berseragam serta tidak ada identitas. Mereka langsung kami tindak dengan menilang,” kata Kasie Penertiban Sudin Perhubungan Jakarta Selatan Anggiat Banjarnahor, Rabu (4/1).

Menurutnya, penertiban dilakukan pada setiap terminal yang ada di wilayah Jakarta Selatan. Namun, fokus utama yang menjadi sasaran penertiban, adalah terminal yang lokasinya berdekatan dengan wilayah luar Jakarta, yakni Pasar Minggu dan Lebak Bulus. Ternyata masih banyak ditemukan pelanggaran oleh awak angkutan umum.

Selain angkutan umum, lanjut dia, pihaknya juga berencana melakukan penertiban terhadap angkutan umum roda tiga, seperti bajaj. Pasalnya, banyak bajaj yang melewati jalan-jalan utama di wilayah Jakarta Selatan. Bahkan, diduga jenis kendaraan itu banyak yang tidak layak jalan, tapi masih beroperasi. "Rencana penertiban bajaj dilakukan pada pertengahan Januari ini. Kalau terbukti melanggar akan kami kandangkan,” tandas Anggiat.(bjc/irw)


 
Berita Terkait Razia Lalin
 
Samsat di DKI Jakarta Gelar Razia Gabungan Penunggak Pajak
 
Polda Metro Jaya Siap Menggelar Operasi Cipta Kondisi Guna Mengantisipasi Tawuran, Trek-trekan dan Terorisme
 
Polda Metro Jaya Gelar Operasi Simpatik Jaya 2017 Selama 21 Hari
 
Dua Minggu Operasi Patuh Jaya, 107.870 Pelanggaran Lalu Lintas Ditindak
 
Mayoritas Pelanggar Lalu Lintas Kenderaan Sepeda Motor
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]