Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Film
Diisukan Disomasi Aktivis, Film 'Di Balik 98' akan Launching 15 Januari
Thursday 08 Jan 2015 10:21:59

Para pemain bintang Film 'Dibalik 98' saat Jumpa Pers di Djakarta Theater XXI.(Foto, BH/bar)
JAKARTA, Berita HUKUM - Film 'Dibalik 98' yang berlatar belakang tragedi Mei 1998 menjelang lengsernya orang nomor satu di pemerintahan Orde Baru yaitu Presiden Soeharto, jadi langkah awal aktor Lukman Sardi dalam dunia penyutradaraan.

Film ini mendapatkan kritikan dari pada aktivis 98, meskipun film 'Dibalik 98' produsi MNC Pitcures dibintangi Chelsea Islan, Doni Alamsyah, Boy William, Ririn Ekawati, dan Fauzi Baadila ini belum tayang premier di seluruh bioskop, sementara sejumlah aktivis yang terlibat dalam momen bersejarah itu mencurigai adanya misi terselubung dari film tersebut.

Namun, Lukman santai saja menanggapi isu yang berkembang. "Bikin film pertama sudah disomasi," katanya, usai konferensi pers film "Di Balik 98", di Djakarta Theater XXI, Sarinah, Jakarta pada, Rabu (7/1).

Ia juga mengklaim tidak tahu menahu mengenai apa yang dikritik bagi film 'Dibalik 98' ini. "Saya belum tahu somasinya seperti apa. Saya mau nanya, mereka sudah nonton apa belum. Untuk (dugaan adanya) pemelintiran sejarah, saya harap mereka nonton dulu," Cetusnya.

Lukman Sardi yang juga sebagai bintang film "Soekarno" itu memastikan dirinya tidak membawa misi politis apapun dalam filmnya. Mengenai detail peristiwa 98, ia berusaha mengambil referensi yang valid.

"Data bisa kami pertanggungjawabkan. Kami dapat dari buku-buku yang sudah di-publish, yaitu buku BJ Habibie, Fadli Zon. Semua ada datanya," pungkasnya.(bhc/bar)


 
Berita Terkait Film
 
Hayya 2: Dream, Hope & Reality, Film tentang Isu Kemanusiaan dan Kesehatan Mental
 
Sinopsis Film Cita-citaku Setinggi Balon Karya LSBO PP Muhamadiyah Bersama NA, Malvocs, dan Mixpro
 
Hiburan Jelang Lebaran, Nonton Bareng Film Jejak Langkah Dua Ulama
 
Saksikan Gala Premiere Sisterlillah, Presiden PKS: Ini Kado Istimewa bagi Insan Film
 
'Rekah' Film Karya Anak Muhammadiyah yang Jadi Juara Kompetisi Film Nasional
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]