Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Aceh
Datang Bulan, Bacaleg Ini Tidak Ikut Tes Al-Qur'an
Friday 10 May 2013 01:17:11

Suasana tes baca al-quran para Bacaleg di Aula Kantor Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Jalan Tgk Nyak Adam Kamil Kota Lhokseumawe, Rabu (8/5).(Foto: BeritaHUKUM.com/sul)
ACEH, Berita HUKUM - Peserta tes kemampuan membaca Al-qur'an yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Aceh Utara, selama dua hari sampai hari ini Kamis (9/5) jumlah total peserta ujian sebanyak 575 orang dan 71 diantaranya gagal hadir.

Ketua Pokja uji baca Al-qur'an, Jufri Sulaiman mengatakan, bahwa pelaksanaan tes baca Qur'an tahap pertama pada Rabu kemarin diikuti oleh 371 orang, 44 diantaranya tidak hadir. Sedangkan pada hari Kamis siang tadi, bacaleg yang ikut tes tersebut berjumlah 204 orang, 27 diantaranya juga tidak hadir.

"Selama dua hari yang tidak hadir sebanyak 71 orang Bacaleg. Bagi perempuan ada yang beralasan datang bulan, sementara untuk bacaleg laki-laki beralasan sakit, keluar daerah dan lain sebagainya," sebut Jufri.

Lanjut Jufri, bagi bacaleg yang tidak mengikuti uji kemampuan qur'an pada tanggal 8-9 ini maka dapat mengikutinya lagi pada tanggal 15 Mei, pungkasnya.

Sementara itu Ketua KPU Aceh Utara, Muhammad menegaskan bahwasanya sesuai aturan tidak ada proses uji baca qur'an susulan terhadap para bakal calon pejabat itu. Pun demikian KPU memberikan dispensasi kepada para bacaleg yang berhalangan untuk mengikutinya pada gelar kemampuan pada 15 Mei mendatang.

“Kalau tidak lulus baca Al-qur'an, tidak ada program ujian ulang, kecuali yang belum ikut,” ujar Muhammad.

Palaksanaan acara uji tes baca Alqur'an diikuti oleh 12 Parnas dan 3 Parlok itu digelar di gedung Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Jalan Tgk Nyak Adam Kamil, Kota Lhokseumawe.

Para juri menilai dari segi Ilmu Tajwid, Nada serta Mahrajul Huruf. Para Bacaleg diharapkan mampu meraih nilai mencapai 100, jika tidak maka akan gugur menjadi peserta Pemilu 2014 mendatang.(bhc/sul)


 
Berita Terkait Aceh
 
Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Wabup Aceh Utara Minta Masyarakat Gunakan Hak Pilih
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]