Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pemilu    
 
Aceh
Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
2024-02-23 00:44:29

Ilustrasi. Pemilih saat di bilik suara KPU pada Pemilu 2024.(Foto: BH /sya)
ACEH, Berita HUKUM - Sabang, Banda Aceh, dan Aceh Besar merupakan tiga wilayah yang termasuk dalam Dapil 1 untuk Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA).

Indonesia yang memulai Pemilu sejak tahun 1955 barulah sekarang ini Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan meraih suara terbanyak untuk daerah pemilihan (dapil) Sabang Aceh.

Pengamat Pemilu Putra Darus yang juga senantiasa selalu mengamati pemilu serentak 2024 memberikan apresiasi dan selamat buat Tgk.Mustafa, SE.I.

"Pecah telor untuk PDI-P dapil Aceh Besar, Sabang, Banda Aceh, berhasil menghantarkan wakilnya di DPRA Aceh, kita lihat hasil suara melalui real count laman resmi KPU, beliau (Mustafa) dicoblos hampir tujuh ribu suara, tepatnya 6.964, meskipun perolehan suara ini masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring dengan masuknya data dari TPS yang belum terhitung," ujarnya mengapresiasi perolehan suara Tgk.Mustafa, SE.I

Dia pun mengucapkan selamat kepada Tgk.Mustafa dan berharap selalu bisa menjaga amanah dan pro kepada rakyat kecil.

"Dan PDI-Perjuangan bisa semakin tinggi elektabilitasnya di Aceh Besar," Pungkasnya.

Selain itu ia juga memuji berbagai gebrakan serta karya nyata Tgk.Mustafa yang dia klaim insan kreatif, konsisten dengan segudang gagasan-gagasan inovasi yang memotivasi kepada kaum muda santri dan ulama.

"Bila melihat latar belakang serta rekam jejak beliau sejatinya, sudah teruji dan terbuktilah dan pastinya tidak diragukan," tandasnya mengakhiri penjelasan nya.(bh/Bar/put)


 
Berita Terkait Aceh
 
Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Wabup Aceh Utara Minta Masyarakat Gunakan Hak Pilih
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]