Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Resesi Ekonomi
Dampak Resesi Dunia, Gus Jazil: Kita Beli Produk Lokal dari UMKM
2020-08-10 14:07:51

JAKARTA, Berita HUKUM - Pandemi Covid-19 yang melanda dunia berdampak pada resesi. Sembilan negara telah mengalami resesi, yakni Amerika Serikat, Jerman, Perancis, Italia, Korea Selatan, Jepang, Hong Kong, Singapura, dan Filiphina.

"Dampak resesi di sana bisa menjalar ke Indonesia," ujar Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid, di Jakarta, Minggu (9/8).

Hubungan dagang dengan negara-negara yang dilanda resesi pasti bermpengaruh pada volume perdagangan Indonesia dengan negara-negara tadi.

Untuk mengantisipasi dan atau meminimalisasi dampak resesi, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengharap kepada semua untuk memikirkan dan melakukan tindakan serta langkah nyata.

Resesi yang terjadi menurut Pria asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, itu perlu dijadikan pelajaran bagi semua agar kita tidak terlalu menggantungkan atau bergantung dengan produk-produk dari negara luar. Supaya tidak bergantung pada produk luar, berharap agar masyarakat membeli produk-produk lokal. "Yang selama ini diproduksi oleh usaha kecil, menengah, dan koperasi," ujarnya.

Sebenarnya apa yang dibeli masyarakat dari luar, ada dan dihasilkan oleh para pengusaha lokal, UMKM. Ia mencontohkan masyarakat suka kopi dapat membeli kopi produksi dalam negeri, "kita punya banyak kopi lokal, seperti dari Toraja, Flores, Bali, Aceh, dan daerah lainnya," ujar pria yang akrab dipanggil Gus Jazil itu.

Membeli produk lokal yang dijalankan oleh para pengusaha UMKM menurut Gus Jazil memiliki banyak nilai penting. "Bila volume ekspor turun karena resesi, maka produk yang ada bisa kita serap sendiri," ujarnya.

Dengan menyerap produk lokal maka geliat usaha masyarakat akan tetap terjaga. Nilai lain menurut Koordinator Nasional Nusantara Mengaji bila membeli produk lokal, adalah mencintai produksi dalam negeri, memperkuat sendi-sendi perekonomian seperti yang diamanatkan oleh UUD NRI tahun 1945. "Dan paling penting bila negara lain atau dunia digoncang perubahan ekonomi yang merugikan, kita bisa terhindar," ujarnya.

"Ayo beli produk UMKM," ajaknya. "Membeli produk lokal kalau bukan kita, siapa lagi," tambahnya.(MPR/bh/sya)


 
Berita Terkait Resesi Ekonomi
 
Kamrussamad Ingatkan Menkeu Jangan Anggap Remeh Resesi Ekonomi
 
Ekonomi Masih Resesi, Pemerintah Jangan Ambisius Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen
 
Resesi, Petaka Yang Jadi Kenyataan
 
Indonesia Resmi Resesi, Pemulihan Ekonomi Harus Dipercepat
 
Menkeu Umumkan Resesi, Pemerintah Harus Fokus Bantu Rakyat dan Dunia Usaha
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]