Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Reshuffle
DPP HNSI Usulkan Ke Presiden Jokowi Angkat Yussuf Solichien Jadi Menteri Gantikan Edhy Prabowo
2020-11-28 21:55:07

JAKARTA, Berita HUKUM - Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (DPP HNSI) mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), untuk mengangkat Mayjen Mar (Purn) Dr. H. Yussuf Solichien M menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) pada Kabinet Indonesia Maju yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin, untuk menggantikan Edhy Prabowo yang kini menjadi tersangka KPK karena tersangkut kasus korupsi.

"Bapak Yussuf Solichien merupakan profesional dan Ketua Umum HINSI tiga periode. Beliau layak menjadi menteri Kelautan dan Perikanan sekarang," kata DR. Ir. Bisman Nababan, Ketua Bidang Kerja Sama LN, mewakili Tim dari DPP HNSI kepada awak media di Jakarta, Jumat (27/11).

Selain di HNSI, berbagai jabatan penting juga pernah diemban. Yakni, Komandan Pangkalan Utama TNI AL, Kepala Satgas Kamla V, Kepala Dinas Pot Maritim TNI AL, dan Ketua Induk Koperasi Nelayan Indonesia.

HINSI berpendapat, permasalahan di nelayan dan Kelautan Perikanan, sudah saatnya kementerian ini dipimpin orang berpengalaman, profesional dan bukan berasal dari parpol, serta lebih mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan.(bh/mdb)


 
Berita Terkait Reshuffle
 
Presiden Lantik Menteri dan Wamen Kabinet Indonesia Maju
 
Jika Reshuffle Acuannya Kontroversi, Tiga Menteri Ini Layak Diganti
 
Bongkar Pasang Menteri Kabinet Jangan Sampai Timbulkan Polemik
 
Azis Syamsuddin Berharap Sosok Muda yang Matang dalam Kabinet
 
Indonesia Butuh Sosok Abdul Mu'ti
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]