Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Aceh
Bupati Aceh Utara akan Tingkatkan Produktivitas Pertanian
Thursday 13 Jun 2013 17:19:15

Bupati Aceh Utara H Muhammad Thaib.(Foto: BeritaHUKUM.com/sul)
ACEH, Berita HUKUM - Bupati Aceh Utara H Muhammad Thaib mengatakan, bahwa sekarang ini Pemerintah ditampuk kepemimpinannya tengah fokus untuk memperbaiki sarana dan prasarana, serta infrastruktur irigasi sebagai upaya mendorong pengembangan di sektor pertanian dan tanaman pangan.

"Saya ingin menguatkan pondasi perekonomian Aceh Utara dengan menjadikan pertanian sebagai leading sektor utama pembangunan ekonomi masyarakat," kata Bupati yang akrab disapa Cekmad, kepada pewarta BeritaHUKUM.com, Kamis (13/6) menjelaskan.

Menurut Cekmad, di Aceh Utara adalah sangat strategis untuk dijadikan lahan pertanian dan tanaman pangan sebagai leading sektor ekonomi. Oleh karena itu, peningkatan prasarana infrastruktur irigasi menjadi agenda penting pada kepemimpinannya saat ini. Sebab, jaringan irigasi di Aceh Utara baik primer maupun sekunder belum memenuhi kebutuhan dari total lahan pertanian yang ada.

Selain itu, imbuhnya, Aceh Utara juga merupakan daerah penghasil padi terbesar di Aceh. Sehingga dengan memperbaiki sarana irigasi, nantinya secara otomatis akan berdampak pada peningkatan produktivitas hasil pertanian. Bila produktivitas masyarakat meningkat, tentu tingkat kesejahteraan masyarakat juga akan menjadi lebih baik.

"Jaringan irigasi adalah hal vital bagi kemajuan pertanian, terutama dalam peningkatan produksi padi," tukasnya.

Karena itu, Cekmad berharap pada tahun ini hingga akhir periode kepemimpinannya sebagai bupati, upaya peningkatan di sektor pertanian ini dapat terujud dengan baik. "Ini kita lakukan guna peningkatan perekomian masyarakat di bidang pertanian, tutupnya.(bhc/sul)


 
Berita Terkait Aceh
 
Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Wabup Aceh Utara Minta Masyarakat Gunakan Hak Pilih
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]