Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Ferrari
Blogger Debat Terkait Kecelakaan Ferrari
Sunday 20 May 2012 19:22:41

Kecelakaan Ferrari di Singapura (Foto: Ist)
SINGAPURA (BeritaHUKUM.com) - Kecelakaan fatal mobil Ferrari pekan lalu di Singapura memunculkan debat sengit mengenai kebijakan imigrasi negara itu.

Debat terutama ramai dilakukan di dunia maya terkait kecelakaan mobil Ferrari yang terjadi pada Sabtu (12/05) lalu.

Seorang pria kaya asal Cina yang mengendarai mobil Ferrari bernilai jutaan dolar menabrak taksi. Kecelakaan itu menewaskan pengemudi Ferrari, sopir taksi dan seorang penumpang taksi.

Reaksi publik yang muncul atas peristiwa itu mengejutkan banyak pihak karena selama ini jarang terjadi kemarahan umum di Singapura, lapor wartawan BBC, Mariko Oi, seperti yang dilansir BBC pada Minggu (20/5).

Menurut seorang blogger, Singapura sekarang bukan negara aman, tidak seperti dulu. Blogger lainnya menuduh warga Cina daratan bertindak ceroboh.
Masalah peka

Banyak warga lainnya menyuarakan kemarahan lewat dunia maya.

Menanggapi kemarahan publik, Kedutaan Besar Cina di Singapura telah mengeluarkan pernyataan di surat khabar setempat berisi seruan kepada warga Cina untuk mentaati semua peraturan di Singapura.

"Tetapi masalah imigrasi dan tingkah laku orang asing merupakan topik peka di sini," jelas Mariko Oi.

Pemerintah mengizinkan lebih banyak pekerja asing masuk ke Singapura guna membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Sepertiga penduduk Singapura berasal dari kalangan pekerja asing.

Namun warga setempat mengatakan kedatangan pekerja asing menyulitkan warga lokal mencari pekerjaan. Selain itu mereka juga dituding membuat keonaran dan menimbulkan kejahatan.

Belakangan pemerintah Singapura mengurangi arus pekerja migran, kata Oi, tetapi menurut para blogger, langkah tersebut sudah terlambat.(bbc/sya)


 
Berita Terkait Ferrari
 
Ferrari Siap Luncurkan Model Tercepatnya New Ferrari 812 Superfast
 
Ferrari Percaya dengan Hybrid, Bukan Mobil Listrik
 
Mobil Hybrid Super Kencang LaFerrari Diserbu Pembeli
 
Blogger Debat Terkait Kecelakaan Ferrari
 
Tabrakan Termahal di Dunia
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]