Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Pemanasan Global
BMKG: Kekeringan karena Dampak El Nino Sudah Mencapai Moderate
Thursday 30 Jul 2015 20:16:38

Dr. Andi Eka Sakya, M.Eng selaku Kepala BMKG, saat jumpa pers di Gedung BMKG lantai 1, Jakarta pada Kamis (30/7). (Foto: BH/mnd)
JAKARTA, Berita HUKUM - Fenomena kekeringan yang kini berlangsung di beberapa wilayah Indonesia, seperti Jawa, Sulawesi Selatan, Lampung, Bali, NTB dan NTT. Panjangnya masa kemarau di beberapa kawasan Indonesia, utamanya di sebelah selatan khatulistiwa pada tahun 2015 diduga karena dampak dari Fenomena El Nino yang sudah mencapai tahap "moderate" dan akan menguat pada bulan Agustus hingga Desember 2015.

"Trend penguatan El Nino 2015 ditunjukan oleh kenaikan indeks ENSO dari 1,6 pada bulan juni menjadi 2,2 pada bulan Desember 2015," ujar Dr. Andi Eka Sakya, M.Eng selaku Kepala BMKG, saat jumpa pers di Gedung BMKG lantai 1, Jakarta pada Kamis (30/7).

"El Nino kuat, dimana gerakan uap air ke Indonesia semakin kuat tersedot ke arah pasifik barat dan timu,. dimana potensi kekeringannya tinggi sekali." jelasnya lagi.

"Fenomena El Nino yang mempengaruhi panjang musim kemarau 2015 selanjutnya dapat menyebabkan awal musim hujan 2015/16 di beberapa daerah mengalami kemunduran. Musim Hujan 2015/16 di sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi akan mulai pada November atau desember," jelas Andi Eka Sakya, Kepala BMKG.

"Untuk sektor Pertanian, potensinya dapat menyebabkan panjangnya masa paceklik atau gagal panen. Sedangkan untuk Kehutanan, El Nino akan berdampak pada Kebakaran hutan dan lahan, dan untuk sektor kesehatan akan berdampak dengan berkurangnya ketersediaaan air bersih dan meningkatnya demam berdarah. Sektor Kelautan, fenomenan ini dapat meningkatkan Tangkapan ikan dan Potensi Garam," pungkasnya.(bh/mnd)


 
Berita Terkait Pemanasan Global
 
Greta Thunberg Jadi 'Person of The Year' Versi Majalah Time
 
Rahmawati Husein, Wakili Asia Tenggara dalam Sidang Dewan Pengarah PBB
 
DKI Jakarta Jadi Tuan Rumah Kick Off C40 Climate Action Planning Program
 
5 Hal yang Bisa Anda Lakukan Membantu Mengurangi Pemanasan Global
 
Donald Trump Tuduh Para Ilmuwan 'Memiliki Agenda Politik' Namun Akui Perubahan Iklim Bukan Hoax
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Kapal induk pertama Indonesia segera dikirim dari Italia, persiapan dipercepat
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
Prabowo sentil 'Hijau-Cokelat' jadi beking pelanggar hukum
Pidato Presiden Tunjukkan Komitmen Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]