Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Palestina
BKSAP: Indonesia Konsisten Dukung Kemerdekaan Palestina
2022-04-14 06:00:10

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Global Coalition for Jerusalem and Palestine Moneer Saeed di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Rabu (13/4/.(Foto: Andri)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Global Coalition for Jerusalem and Palestine Moneer Saeed di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Rabu (13/4). Dalam kesempatan tersebut, Fadli menyampaikan bahwa semua elemen di Indonesia telah konsisten berupaya mendukung kemerdekaan Palestina.

"Mereka (Palestina) sangat mengharapkan dukungan dari Indonesia terkait dengan situasi terakhir agresi yang dilakukan oleh Israel di Palestina. Kami sampai bahwa parlemen dalam hal ini BKSAP DPR, pemerintah dan rakyat Indonesia selama ini sudah sangat konsisten untuk mendukung perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina," ungkap Fadli kepada Parlementaria, setelah pertemuan.

Dijelaskannya, salah satu sikap nyata Indonesia dalam mendukung dan menyuarakan perjuangan kemerdekaan Palestina adalah dengan tegas menutup hubungan diplomatik dengan Israel. "Kami juga mempunyai sikap yang konsisten terkait dengan tidak membuka hubungan diplomatik atau normalisasi dengan Israel, selama kita melihat bahwa selalu melakukan Agresi dan sebelum adanya kemerdekaan untuk Palestina. Jadi kita tidak mengakui itu dan saya kira ini adalah suatu sikap yang memang mereka sangat harapkan," imbuh Fadli.

Dalam pembicaraan singkat tersebut, Sekretaris Jenderal Global Coalition for Jerusalem and Palestine Moneer Saeed sempat mengutarakan keinginannya untuk merangkul organisasi massa dan organisasi keagamaan di Indonesia untuk ikut menyuarakan perjuangan kemerdekaan Palestina. Hal ini pun disambut baik Fadli. Bahkan ia juga mendorong organisasi tersebut untuk merangkul organisasi lain di luar organisasi keagamaan.

"Maksudnya bukan hanya dari kalangan islam, justru kami berharap dukungan dari seluruh masyarakat karena ini bukan masalah agama ya tapi ini masalah kemerdekaan sebuah bangsa apalagi Palestina juga adalah bangsa yang beragam ada muslim, Kristen dan lain-lain." imbuh Anggota Komisi I DPR RI tersebut.

Menurut politisi Partai Gerindra itu, dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina juga disampaikan pada forum-forum internasional, salah satunya adalah melalui organisasi parlemen internasional. Sebagai tuan rumah Sidang Umum ke 44 Inter-Parliamentary Union (IPU), Indonesia menyuarakan pesan perdamaian dunia, salah satunya terkait dengan agresi Israel ke Palestina.

“Kita juga memperjuangkan (kemerdekaan Palestina) ini juga di Konferensi Asia-Afrika dan juga berbagai forum internasional oleh BKSAP, kita memperjuangkan ini IPU dan juga organisasi parlemen dunia lain dan kita juga mempunyai grup kerja bilateral Indonesia dengan Palestina yang rencananya akan segera ke Palestina nanti pada bulan Mei yang akan datang,” tutup Fadli.(uc/sf/DPR/bh//sya)


 
Berita Terkait Palestina
 
Diminta AS mengakui Israel, begini sikap tegas Pakistan
 
Terekam, Biadabnya Tentara Israel Rayakan Kehancuran RS Indonesia
 
Insiden Terbunuhnya Ismail Haniyeh Perburuk Situasi Timur Tengah
 
Muhammadiyah Konsisten Membela Palestina dari Dulu Hingga Kini
 
Enam bulan pertikaian di Gaza dalam angka
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Kapal induk pertama Indonesia segera dikirim dari Italia, persiapan dipercepat
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
Prabowo sentil 'Hijau-Cokelat' jadi beking pelanggar hukum
Pidato Presiden Tunjukkan Komitmen Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]