Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Peradilan    
 
Hakim
Awal Juli, KY Akan Tentukan Nasib Hakim Pengguna Narkoba
Tuesday 18 Jun 2013 09:13:57

Gedung Komisi Yudisial.(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Komisi Yudisial segera menentukan nasib oknum hakim dari Pengadilan Negeri di wilayah Sumatera Utara yang diduga mengkonsumsi narkoba. Menurut Wakil Ketua KY Imam Anshori Saleh pihaknya sudah melakukan pemeriksaan.

"Intinya KY akan segera simpulkan hasil pemeriksaan. Mudah-mudahan kalau tidak akhir Juni ya awal Juli. Pemeriksaannya sudah selesai Jumat lalu. Yang jelas hakim terperiksa akomodatif," kata Imam saat dihubungi wartawan Senin (17/6).

Mantan wartawan tersebut menjelaskan dalam melakukan pemeriksaan hakim tersebut pihaknya juga melibatkan petugas dari Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Badan Pengawasan Mahkamah Agung (Bawas MA). Kendati pemeriksaan sudah selesai Imam enggan menjelaskan detail kesimpulannya.

"Saya bawa juga petugas dari BNN dan juga turut serta dari Bawas MA. Tapi saya belum boleh sampaikan detil maupun kesimpulannya," jelasnya.

Lebih lanjut Pria kelahiran Jombang 8 Juni 1955 itu mengatakan dalam pemeriksaan terhadap hakim tersebut juga dilakukan pula test urine oleh Badan Narkotika Nasional. Selanjutnya menurut Anggota DPR periode tahun 2004-2009 itu, hasil pemeriksaan akan dibawa ke panel untuk selanjutnya diajukan ke rapat pleno untuk ditetapkan sanksi yang diberikan.

"Akan kita bawa ke pleno apakah diberi sanksi atau tidak. Atau kalau diberi sanksi yang ringan, sedang, atau berat. Kalau berat harus melalui MKH," tegas Imam.(kus/ky/bhc/opn)


 
Berita Terkait Hakim
 
Koalisi Aksi di PTUN Jakarta: Tegakkan Keadilan untuk Anwar Usman, Hentikan Narasi Penjahat Konstitusi!
 
Isu Operasi Senyap Anwar Usman Tak Main-main, Ketua MA Minta Hakim PTUN Jaga Integritas dan Independens
 
Anwar Usman Dinyatakan Langgar Etik Berat dan Dicopot dari Ketua MK
 
DPR RI Setujui Pengukuhan Tiga Hakim Agung
 
KPK Agendakan Pemeriksaan Komisaris PT Wika Beton Dadan Tri Yudianto
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]