Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Legislatif    
 
DPR RI
Anggota DPR Kecam Menteri Penerangan Malaysia
Tuesday 11 Dec 2012 16:25:11

Anggota DPR RI, Teguh Juwarno (Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Anggota DPR dari Fraksi PAN Teguh Juwarno mengecam Menteri Penerangan Malaysia yang menyatakan bahwa mantan Presiden Indonesia BJ Habibie sebagai a dog of imperialism (anjing dari imperialism). Hal itu ditegaskan Teguh Juwarno saat menyampaikan interupsi di depan Sidang Paripurna DPR yang dipimpin Wakil Ketua DPR Pramono Anung Selasa (11/12).

Mengutip berita yang dimuat surat kabar Utusan Malaysia edisi Senin 10 Desember 2012 Menteri Penerangan Malaysia Zainudin Maidin telah menyampaikan pernyataan dengan sangat vulgar di akhir kalimatnya bahwa mantan Kepala Negara Indonesia BJ Habibie yang disamakan dengan tokoh oposisi Anwar Ibrahim sebagai anjing dari imperialism (a dog of imperialism)

Menurut Teguh, hal itu merupakan pernyataan yang tidak bisa ditolelir karena bagaimanapun mantan Presiden Habibie adalah mantan presiden Republik Indonesia yang patut mendapatkan kehormatan. “ Dalam konteks hubungan antara negara apalagi sama-sama di kawasan Asean, pernyataan ini harus diberikan kecaman,” ungkapnya.

Untuk itu sambung dia, kita sebagai anggota parlemen perlu untuk mengirim pernyataan yang keras dan tegas bahwa apa yang dilontarkan oleh seorang pejabat publik apalagi seorang menteri Malayisa betul-betul telah menghina bangsa Indonesia. “ Mudah-mudahan hal ini juga menjadi kepedulian kita di parlemen ini,” tandas Teguh Juwarno.

Menanggapi hal ini Wakil Ketua DPR Pramono Anung mengatakan, kalau memang benar pernyataan Menpen Zainuddin Maidin seperti itu, pihaknya mengusulkan DPR akan mengirim surat secara langsung kepada Perdana Menteri Malaysia untuk memberi teguran dan kecaman sekaligus.(mp/dpr/bhc/rby)


 
Berita Terkait DPR RI
 
DPR Dukung Semua Program Pemerintah Selama untuk Kesejahteraan Rakyat
 
Polisi Tetapkan Pengguna dan Pembuat Plat DPR RI Palsu Jadi Tersangka
 
Putusan MKMK Bisa Jadi Amunisi Politik Bagi DPR RI Memakzulkan Presiden Jokowi
 
Seluruh Fraksi DPR, DPD dan Pemerintah Setuju RUU 5 Provinsi Dibawa ke Rapat Paripurna
 
Ini Kisah 'Falun Gong' yang Hadir dalam Rapat Paripurna DPR-RI
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]