Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Samarinda
Ali, Bocah 9 Tahun Meninggal Terseret Arus Banjir di Samarinda
Wednesday 03 Jun 2015 02:40:02

Suasana di rumah duka saat menyambut jenazah Alm. Ali Setiawan.(Foto: BH/gaj)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Hujan deras yang menguyur Kota Tepian Samarinda, Kalimanta Timur (Kaltim) membuat sebagian wajah ibu kota provinsi Kaltim tergenangi banjir pada, Selasa pagi (2/6) yang menelan korban jiwa seorang bocah laki-laki berusia 9 Tahun, diketahui bernama Ali Setiawan, hilang terseret arus yang cukup deras.

Korban yang masih duduk di bangku kelas 4 salah satu SD di Samarinda, dia terseret arus yang sangat deras pada anak Sungai di Gang Mario, Jalan dI Panjaitan, depan Kantor Polsekta Samarinda Utara.

Ali Setiawan yang tinggal di Komplek Kesejahteraan Permai, Blok B-1A, RT 18, Kel. Sei Pinang luar Kec.Sei Pinang, itu tak dapat diselamatkanjiwanya, jasadnya ditemukan relawan dan Tim SAR sekitar 1 KM dari tempat, dimana korban terjadi dari sepedanya.

Upaya relawan dan Tim SAR yang melakukan penyisiran di beberapa titik membuahkan hasil, tepat pukul 11.20 Wita atau sekitar 3 jam pencarian akhirnya korban ditemukan dalam keadaan telungkup tampa busana, korban langsung dibawah ke RSU AW Syahrani untuk menjalani otopsi.

Saksi mata Muhammad Renaldi (10) teman korban di TKP jatuhnya Ali kepada BeritaHUKUM.com bahwa, dirinya bersama Ali Setiawan dan Rama saat melewati jembatan dengan air diatas lutut dengan mengendarai sepeda, namun Ali tiba-tiba jatuh saat itu Rama sempat berusaha menarik, namun karena derasnya air banjir jadi Ali hanyut terbawa banjir, terang Renaldi.

"Kami bertiga lewat disini hendak pulang ke rumah, di jembatan ini air diatas lutut orang dewasa dan arusnya deras, Ali yang ada disebelah kiri tiba-tibah jatuh dengan sepedanya dan Rama sepat menariknya namun, arusnya kencang jadi Ali terlepas dan terbawah banjir," ujar Renaldi.

Mansyah dari Forum Masyarakat Peduli Bencana, mengatakan dirinya bersama dua teman lainnya saat menemukan korban berada dalam posisi telentang di balik pipa PDAM yang melintang, awalnyanya menemukan kaki yang terbenam di lumpur kemudia tangan dan kepalanya, jarak dari TKP dimana korban jatuh sekitar 1 KM, terang Mansyah.

"Saat kami menemukan pertama korban dalam posisi telentang dan melintang dibalik pipa PDAM," ujar Mansyah.

Pantauan pewarta di kediaman korban, bapak korban beserta kakeknya nampak sok akibat musibah yang merengut anak kesangan mereka, orang tuanya tidak bisa memberikan keterangan hanya tertunduk dan menangis mengenang anaknya, para tetangga dan kerabat berdatangan memberikan belah sungkawa.

Sekitar pukul 12.30 WITA korban Ali Setiawan tiba di rumah duka di sambut dengan isak tangis keluarga.(bh/gaj)


 
Berita Terkait Samarinda
 
AORDA Kaltim Usulkan Daerah Khusus Istimewa Kutai Raya Menjadi Ibu Kota Negara
 
Abdullah Bantah Proyek Gudang Arsip yang Diduga Fiktip di Kantor Dikdukcapil Samarinda
 
Makmur Ajak Masyarakat Beri Pengabdian Terbaik Bagi 'Benua Etam'
 
Pendapatan Daerah Sektor Pajak Menjanjikan dan Harus Digali dengan Optimal
 
Puji Setyowati: Masyarakat Samarinda Dihimbau Bijak Gunakan Panggilan Darurat 112
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]