Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Selebriti    
 
Film
2 Film Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi di California Film Awards
Saturday 07 Feb 2015 20:13:10

Sutradara sekaligus Produser Indonesia, Damien Dematra menerima penghargaan festival film bergengsi International, California Film Awards (CFA).(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - California Film Awards (CFA) baru-baru ini mengumumkan film-film pemenangnya dengan 2 film Indonesia yang berhasil menyabet penghargaan bergengsi Gold Award. Film I'M Star yang bertarung di kategori Feature Narrative berhasil mengalahkan ratusan film dari mancanegara.

Film arahan sutradara Damien Dematra ini sejak dipilih di Film Festival APEC dan ditampilkan di hadapan petinggi-petinggi manca negara di Bali telah melanglang buana dan meraih puluhan penghargaan international, termasuk Film Terbaik di Colorado Film Festival.

Adapun film Let's Play, Ghost yang berlomba di kategori film asing juga berhasil meraih penghargaan Piala Emas, setelah bersaing dengan puluhan film asing lainnya. Film horor Indonesia yang sama sekali tidak menggunakan resep "paha dan dada" ini sebelumnya telah meraih berbagai penghargaan internasional, termasuk sebagai film cerita terbaik dari Alaska International Festival.

Menurut James Nicholas, Direktur Eksekutif CFA, kedua film Indonesia ini memang layak menang karena menunjukan kekuatan yang luar biasa, baik dari segi estetika, dari sisi kritik film maupun dari sisi entertainmen dalam dunia film kontemporer.

Sejak 2013, kedua film Indonesia tersebut telah malang-melintang di berbagai festival film international; diantaranya Madrid International Film Festival, Barcelona International Film Festival, London International Film Festival, Oregon International Film Festival, Accolade Global Competition, dll, dan telah mengharumkan nama bangsa dan negara di berbagai benua.

Sayangnya, film Let's Play, Ghost sendiri hingga kini belum juga ditayangkan di bioskop Indonesia tanpa alasan yang jelas. Nampaknya kehadiran Badan Ekonomi Kreatif yang baru dibentuk dan dipimpin oleh Triawan Munaf akan segera diuji.

Apakah benar industri kreatif khususnya film Indonesia akan menjadi tuan rumah di negeri sendiri atau ini hanya sekedar slogan kampanye belaka. Kondisi film Indonesia yang tidak mendapatkan piring makanan di rumahnya sendiri seharusnya menjadi tamparan untuk kita semua dan ironi ini mengurangi makna dari deretan kemenangan-kemenangan tersebut.(bhc/rat)


 
Berita Terkait Film
 
Hayya 2: Dream, Hope & Reality, Film tentang Isu Kemanusiaan dan Kesehatan Mental
 
Sinopsis Film Cita-citaku Setinggi Balon Karya LSBO PP Muhamadiyah Bersama NA, Malvocs, dan Mixpro
 
Hiburan Jelang Lebaran, Nonton Bareng Film Jejak Langkah Dua Ulama
 
Saksikan Gala Premiere Sisterlillah, Presiden PKS: Ini Kado Istimewa bagi Insan Film
 
'Rekah' Film Karya Anak Muhammadiyah yang Jadi Juara Kompetisi Film Nasional
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]