Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Razia Lalin
11.712 Pelanggar Lalu Lintas Kena Tilang Operasi Patuh Jaya
2016-05-18 13:19:56

Ilustrasi. Operasi Patuh Jaya.(Foto: dok.BH)
JAKARTA, Berita Hukum - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya yang menggelar Operasi Patuh Jaya 2016, pada hari kedua sudah menilang 11.712 pelanggar lalu lintas. Pada hari pertama Senin (16/5) operasi tersebut, telah menilang ribuan kendaraan karena melanggar lalu lintas.

Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto menyatakan, jumlah tersebut adalah rekapitulasi dua hari pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2016.

"Jumlah kendaraan yang ditilang pada hari kedua sebanyak 6.502 kendaraan, sedangkan yang dikenakan sanksi berupa teguran sebanyak 640 kendaraan," ujar AKBP Budiyanto, Rabu (18/5).

Budiyanto menambahkan, dari hasil penindakan sanksi tilang tersebut, sebanyak 2.312 Surat Izin Mengemudi (SIM) dan 4.156 Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) disita.

"Ada 34 sepeda motor yang disita karena didapati tidak memiliki surat-surat kendaraan," paparnya.

Menurut AKBP Budiyanto, rata-rata kendaraan ditilang karena menerobos jalur khusus bus Transjakarta, lawan arus dan menerobos traffic light. Tidak lengkapnya surat-surat kendaraan juga menjadi penyebab paling banyak kendaraan ditilang.

"Jumlah pelanggar selama dua hari paling banyak sepeda motor 8.320, Kendaraan pribadi 1.052, Taksi 566, Kendaraan Barang 453, Mikrolet 911, Bus 222 dan Metro Mini 188," kata Budiyanto.

Budiyanto mengungkapkan selama dua hari terjadi 15 kecelakaan di jalan raya, dengan jumlah korban 19 orang, tiga diantaranya meninggal dunia.(bh/as)


 
Berita Terkait Razia Lalin
 
Samsat di DKI Jakarta Gelar Razia Gabungan Penunggak Pajak
 
Polda Metro Jaya Siap Menggelar Operasi Cipta Kondisi Guna Mengantisipasi Tawuran, Trek-trekan dan Terorisme
 
Polda Metro Jaya Gelar Operasi Simpatik Jaya 2017 Selama 21 Hari
 
Dua Minggu Operasi Patuh Jaya, 107.870 Pelanggaran Lalu Lintas Ditindak
 
Mayoritas Pelanggar Lalu Lintas Kenderaan Sepeda Motor
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]