Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Ramadhan
'Ramadhan Berbagi', Unilever dan Baznaz Bantu Pulihkan Lombok, Palu, dan Donggala
2019-04-24 04:33:02

Tampak saat acara Ramadhan Berbagi" dari PT Unilever melalui Baznaz, di Aston At Kuningan Suites, Jakarta, Selasa 23/4).(Foto: BH /na)
JAKARTA, Berita HUKUM - PT Unilever Indonesia, Tbk bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memberikan dukungan untuk membantu korban pascabencana alam yang menimpa Lombok, Palu, dan Donggala dengan program bertajuk "Ramadhan Berbagi: Beli Kebutuhanmu, Beri Kebaikanmu". Setiap pembelian produk Unilever pada bulan Ramadhan nanti, akan dikumpulkan sebagai bentuk donasi.

Head of Sustainable Business and Unilever Indonesia Foundation, Sinta Kaniawati menyampaikan bahwa konsumen yang ingin berkontribusi dalam program ini juga dapat menggunakan platform digital milik Unilever yaitu www.ramadhanberbagi.com. Di website itu juga terdapat berbagai macam tulisan tentang berbagi inspirasi, tips, termasuk juga program-program bantuan kepada warga yang membutuhkan.

"Unilever Indonesia berkomitmen untuk turut menyejahterakan seluruh masyarakat secara berkelanjutan, sejalan dengan Unilever Sustainable Living Plan," ujarnya dalam konferensi pers di Aston At Kuningan Suites, Jakarta, Selasa (23/4).

Sementara itu Ahmad Fikri selaku Kepala Divisi Pendistribusian BAZNAS menyampaikan, "Banyak sarana dan prasana di wilayah-wilayah tersebut yang rusak sehingga menghambat berbagai aktivitas masyarakat, salah satunya kegiatan belajar mengajar. Selain itu, fasilitas kesehatan juga masih sangat dibutuhkan karena hingga sekarang sebagian besar masyarakat tinggal di pengungsian yang padat dengan fasilitas sanitasi terbatas, membuat mereka lebih rentan terkena penyakit," kata Fikri

Meski telah melewati masa krisis bencana, lanjut Fikri, mereka yang bertahan masih membutuhkan dukungan untuk membangun dan mengembalikan kehidupan seperti sedia kala. Kini secara perlahan sebagian masyarakat mulai mencoba bangkit dan kembali beraktivitas, namun memang upaya untuk mengembalikan kehidupan mereka seperti sedia kala masih membutuhkan waktu yang sangat lama, bahkan diprediksi hingga lebih dari 3 tahun.

Fikri juga menjelaskan bentuk detail dukungan yang akan disalurkan, "Kelak sebanyak tiga Rumah Sehat dan tiga Mobil Sehat akan dibangun dan beroperasi di tiga titik di wilayah Lombok, Palu dan Donggala," tandasnya.

Dalam konferensi pers tersebut, turut hadir selebritas yang berjiwa sosial tinggi, yakni Chaca Fredrica dan aktris cantik Jessica Mila yang turut menyampaikan apresiasinya, "Program ini bisa dimanfaatkan oleh setiap orang untuk berbagi, tanpa memandang latar belakang mereka. Terlebih di bulan yang penuh kebaikan seperti Ramadhan nanti, kita dapat menuju tujuan yang mulia, yaitu meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan," tutup Jesica.(bh/na)


 
Berita Terkait Ramadhan
 
Penjelasan Muhammadiyah Menetapkan Waktu Puasa Ramadan, Idulfitri, Puasa Arafah dan Iduladha
 
Benny Rhamdani Dukung Instruksi Presiden Jokowi Larang Pejabat Pemerintahan Adakan Bukber
 
Larangan Bukber bagi Pejabat Berpotensi Mengalami Perluasan Makna
 
HNW, Soal Larangan Bukber Bagi ASN, Negara Harusnya Adil, Edaran Itu Agar Dikoreksi dan Dicabut Saja
 
Pemerintah Tetapkan Awal Ramadhan 1444 Hijriah Jatuh pada 23 Maret 2023
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]